Detik-detik Temon Meninggal Dunia, Gak Sempat Ucap Pesan Terakhir?

Temon
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang atau Temon pada Minggu, 12 Juli 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Temon mengembuskan napas terakhir setelah mengalami serangan jantung yang datang secara tiba-tiba. Di balik kabar duka tersebut, sang istri, Mae, mengungkap momen-momen terakhir yang hingga kini masih membekas di ingatannya.

img_title Abdel Ungkap Pesan Terakhir Temon Sebelum Meninggal Dunia, Sempat Singgung soal Jenazah

Jenazah Temon disemayamkan di Gedung Serba Guna GPIB Effatha, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Senin, 13 Juli 2026, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mae mengaku tidak pernah menyangka keluhan yang disampaikan suaminya pada Minggu pagi menjadi awal dari perpisahan untuk selamanya. Menurutnya, Temon dikenal sebagai sosok yang jarang mengeluhkan kondisi fisiknya, sehingga ketika sang komedian mengaku kesakitan, ia langsung merasa ada sesuatu yang tidak biasa.

img_title Bukan Soal Penghasilan, Ternyata Ini Alasan Ekonomi Temon Beda dengan Abdel Achrian

"Dia enggak pernah ngeluh. Jadi kalau buat saya, dia ngeluh sakit itu sesuatu yang udah dia enggak bisa tahan," kata Mae, mengutip tayangan YouTube, Senin 13 Juli 2026.

Sesampainya di rumah sakit, Temon langsung mendapat penanganan medis. Mae datang bersama anak sulung mereka dan segera melakukan proses pendaftaran agar suaminya bisa diperiksa secepat mungkin.

img_title Tak Disangka, Abdel Achrian Ngaku Kini Lebih Sering Nangis saat Ingat Temon: Ada yang Kosong

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya penyumbatan pada jantung Temon. Dokter kemudian menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengarah pada serangan jantung sehingga membutuhkan tindakan medis segera.

"Dokter bilang, 'Cuma ini ada penyumbatan, Bu, di jantung. Kalau dalam hal ini, istilahnya kayak serangan jantung lah'," ungkapnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Mae berharap tim medis dapat melakukan segala upaya terbaik demi menyelamatkan nyawa sang suami. Saat itu, Temon masih dalam keadaan sadar dan masih bisa berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjalani pemeriksaan laboratorium dan rontgen, Temon kembali ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dokter kemudian memberikan obat khusus yang diletakkan di bawah lidah untuk membantu mengatasi gangguan pada jantungnya. Sayangnya, kondisi Temon belum menunjukkan perubahan yang berarti.

"Balik lagi ke ruang IGD, dikasih obat yang ditaruh di bawah lidah untuk jantung. Ditanya ada perubahan enggak, enggak ada perubahan. Dikasih satu lagi, dia minta izin ke dokternya dikasih dua kali enggak apa-apa," kata Mae.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut