Asal-usul Gus Miftah: Pernah Ngaku Keturunan Kiai, Kini Terseret Dugaan Korupsi
- Istimewa
Selain aktif berdakwah, Gus Miftah juga merambah dunia usaha melalui bisnis parfum bernama D'Goes. Namanya semakin dikenal luas karena pendekatan dakwah yang menyasar berbagai kalangan masyarakat, termasuk pernah menggelar acara selawat di sebuah klub malam di Bali pada 2018 yang kala itu menuai pro dan kontra.
Di bidang pemerintahan, Gus Miftah sempat dipercaya mengemban jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2024 di Istana Negara sebelum akhirnya mengundurkan diri.
Namun, perjalanan kariernya juga diwarnai sejumlah kontroversi. Salah satunya terjadi ketika ia melontarkan ucapan yang dinilai tidak pantas kepada seorang pedagang es teh dalam sebuah acara pengajian. Peristiwa tersebut memicu kritik dari berbagai kalangan dan menjadi pembahasan luas di media sosial.
Pernah Mengaku Keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari
Selain dikenal sebagai pendakwah, Gus Miftah juga pernah menjadi sorotan karena mengaku memiliki garis keturunan ulama besar Kiai Ageng Muhammad Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo, Jawa Timur. Pengakuan tersebut sempat mendapat pembenaran dari PBNU.
Meski demikian, klaim tersebut juga menuai keraguan dari sebagian keluarga besar keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari. Salah satunya disampaikan Raden Kunto Pramono, generasi kedelapan dari ulama tersebut.
Menurut Kunto, setelah menelusuri buku silsilah keluarga, ia tidak menemukan nama Gus Miftah dalam garis keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.
"Gus Miftah dalam silsilah tidak ada. Saya mengharapkan kalau memang dari Kiai Ageng Muhammad Ilyas, dari istri berapa, nanti akan ketemu. Saya cek. Kok nggak ada. Masih merasa ada keraguan," terang Kunto kepada wartawan.
Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan penelusurannya, asal-usul keluarga Gus Miftah diketahui berasal dari Dukuh Bantengan, Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis. Karena itu, ia berharap ada penjelasan yang lebih rinci mengenai silsilah keluarga tersebut.
"Aslinya dari beliaunya sendiri (Miftah) itu dari Dukuh Bantengan, Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis. Saya cek, saya ingin tahu juga seperti apa kebenarannya. Kalau memang dari Kyai Ageng Ilyas, dari istri keberapa," imbuh Kunto.