Jalan Pulang, Film Pendek yang Menghidupkan Kembali Kisah dan Warisan Kebaya

Sheila Dara Aisha dalam acara peluncuran film pendek bertajuk Jalan Pulang.
Sumber :
  • Indmas/viva

VIVA – Bakti Budaya Djarum Foundation kembali melanjutkan kampanye pelestarian kebaya melalui film pendek Jalan Pulang dalam rangka menyambut Hari Kebaya Nasional yang diperingati pada 24 Juli 2026.

img_title Ketahui Tren Kebaya Modern yang Elegan, Berani Mix and Match hingga Sarat Makna Budaya

Berbeda dari dua karya sebelumnya, film ini mengangkat kisah yang lebih personal dengan mengajak masyarakat melihat kebaya sebagai penghubung antara masa lalu dan masa kini, sekaligus menyimpan cerita tentang rumah, keluarga, dan asal-usul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalan Pulang bercerita tentang Dara, seorang creative director muda yang mendapat kesempatan untuk melakukan rebranding terhadap rumah mode kebaya legendaris milik Madame Yati.

img_title Viral Pria Pakai Kebaya di Kirab Malam 1 Suro, Puro Mangkunegaran Bantah Beri Izin

Namun, berbagai ide modern yang ditawarkan Dara justru ditolak. Situasi tersebut membuatnya mulai mempertanyakan kembali cara pandangnya terhadap kebaya.

Bakti Budaya Djarum Foundation resmi merilis film pendek Jalan Pulang yang dibintangi Sheila Dara, Widyawati, Asri Welas

Photo :
  • indmas/viva

img_title Sahabatan 13 Tahun, Selera Fesyen Sheila Dara dan Fita Anggriani Bak Anak Kembar

Pencarian jawaban kemudian membawa Dara kembali ke rumah sang ibu. Di sana, ia menemukan tumpukan kebaya lama yang hendak disumbangkan.

Dari kebaya-kebaya tersebut, Dara perlahan menemukan kembali kenangan, kasih sayang, dan jejak perjalanan keluarganya.

Penemuan itu kemudian mengubah perspektif Dara. Ia mulai memahami bahwa sehelai kebaya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat menyimpan kisah yang melintasi waktu.

Disutradarai oleh Bramsky, film ini menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jalan Pulang memperlihatkan bagaimana warisan budaya kerap bertahan melalui hal-hal sederhana di dalam keluarga.

Film tersebut juga mengajak penonton melihat kebaya dari sudut pandang yang lebih personal. Kebaya tidak hanya tampil sebagai simbol budaya, tetapi juga menjadi saksi perjalanan hidup yang menyimpan kenangan tentang rumah, keluarga, dan akar yang membentuk identitas seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih menjelaskan sejarah kebaya secara langsung, film ini mengajak penonton menemukan maknanya melalui hubungan antargenerasi yang hangat dan emosional.

"Melalui Jalan Pulang, saya ingin mengajak penonton melihat kebaya bukan sebagai benda yang hanya dikenakan pada momen tertentu, melainkan sebagai saksi perjalanan hidup. Di balik setiap lipatan kainnya ada kenangan, ada rumah, ada ibu, ada keluarga, dan ada identitas yang sering kali baru kita sadari nilainya ketika kita mencoba mencarinya kembali. Saya berharap film ini membuat kita tidak hanya ingin mengenakan kebaya, tetapi juga ingin mendengar dan meneruskan cerita yang dibawanya," ujar Bramsky, Sutradara Jalan Pulang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut