Bigmo Minta Maaf Usai Diduga Ajak Anak di Bawah Umur Promosikan Liquid Vape

Bigmo klarifikasi lewat live streaming
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube bigmo

VIVA –Konten kreator, Muhammad Janah atau dikenal Bigmo menyampaikan permintaan maafnya menyusul dengan cuplikan siaran langsungnya (live streaming) di YouTube beberapa hari lalu. Dalam live streaming tersebut, Bigmo disebut melibatkan anak di bawah umur untuk mempromosikan liquid vape. 

img_title Nggak Harus Beli Baru! Ini Cara Memilih HP Bekas untuk Rekam Video, Edit Konten, hingga Live Streaming

Video tersebut langsung memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak mulai dari aktivis media sosial, orang tua hingga konten kreator.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui video ini saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan dan perkataan saya yang telah menimbulkan kegaduhan beberapa hari terakhir ini," kata dia dikutip dari siaran langsungnya di saluran YouTube Niceguymo, Sabtu 1 Agustus 2026.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Chelsea Vs Brighton di Liga Inggris

Bigmo mengaku bahwa apa yang dilakukannya saat sesi live streaming tersebut sebuah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan. Sebagai konten kreator seharusnya dia bisa bertanggung jawab.

"Saya mengakui apa yang saya lakukan adalah sebuah kesalahan dan tidak dapat dibenarkan. Saya menyadari produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan untuk konsumen dewasa dan tidak diperuntukkan untuk anak di bawah umur sesuai regulasi. Sebagai seorang konten kreator saya seharusnya memahami tanggung jawab tersebut dan berhati-hati dalam setiap ucapan maupun tindakan yang saya tampilkan kepada publik," kata dia.

img_title Sumber Cuan Bigmo dari YouTube Tembus Rp200 Juta Sebulan! Monetisasi Dicabut Gegara Promosi Vape

Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah brand yang pernah bekerjasama dengannya. Dia mengaku menyesal lantaran permasalahan ini turut menyeret nama baik pihak lain.

Bigmo juga menegaskan bahwa apa yang disampaikannya dalam siaran langsung tersebut sepenuhnya merupakan keputusan dan tanggung jawabnya. 

"Tidak ada arahan, instruksi ataupun brief dari pihak manapun yang mengarahkan saya untuk melakukan atau menyampaikan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya, dia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa. Ia juga mengaku menerima berbagai kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab ke depannya.

"Kepada seluruh penonton dan masyarakat yang kecewa saya memahami kepercayaan adalah suatu hal yang harus dijaga melalui tindakan bukan hanya melalui kata-kata. Karena itu saya menerima seluruh kritik dan masukan sebagai pengingat agar saya menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab ke depannya," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut