Pengamat Musik Buka Suara soal Polemik Lagu Mahalini, Benarkah Tak Mau Kalah dari Anggis Devaki?

Mahalini
Sumber :
  • IG @mahaliniraharja

VIVA – Nama Mahalini tengah menjadi sorotan setelah polemik dengan Anggis Devaki terkait lagu berjudul “Percuma” ramai dibicarakan publik. Lagu tersebut sebelumnya diberikan Mahalini kepada Anggis untuk dibawakan dan dirilis.

img_title Mengenal Anggis Devaki, Penyanyi 'Percuma' yang Lagunya Dirilis Ulang Mahalini

Namun, sekitar setahun setelah versi Anggis dirilis, Mahalini kembali menghadirkan versi dirinya sendiri dari lagu tersebut. Langkah itu dilakukan setelah mendapat permintaan dari para penggemarnya. Meski begitu, keputusan Mahalini justru memicu beragam reaksi dari netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian netizen menilai Mahalini seolah tidak ingin kalah dari Anggis karena merilis lagu yang sebelumnya sudah dikenal lewat penyanyi tersebut. Bahkan, ada yang mempertanyakan alasan Mahalini merilis versinya dalam waktu yang dinilai terlalu dekat setelah lagu tersebut dibawakan Anggis.

img_title Siapa Wanda Ponika? Sosok di Balik Perhiasan Rossa hingga Mahalini, Sampai Punya Rumah Berlian

Di tengah perdebatan tersebut, pengamat musik sekaligus manajer Seringai, Wendi Putranto, memberikan pandangannya mengenai polemik lagu “Percuma”. Ia menyampaikan pendapatnya. 

Menurut Wendi, keputusan Mahalini merilis kembali “Percuma” tidak menyalahi aturan industri musik. Sebab, sebelum menghadirkan versinya sendiri, Mahalini disebut tetap menunggu hingga masa lisensi atau kontrak rekaman lagu dengan Anggis Devaki berakhir.

img_title Aldi Taher, Mahalini hingga Dewa 19 Guncang Bekasi, Ada Konser Gratis di Hungry Playground!

“Menurut saya sikap Mahalini sudah benar. Walau termasuk salah seorang pencipta Iagu tersebut, namun ia tetap menunggu dulu hingga lisensi/kontrak rekaman single dengan Anggis Devaki dan Bertrand selesai. Ketika lisensi penggunaan lagu dengan Anggis berakhir memang hak kontrol penuh atas lagunya kembali ke penciptanya,” jelas Wendi melalui pesan singkat pada Selasa, 2 September 2026. 

Wendi juga menjelaskan bahwa Mahalini memiliki hak untuk menggunakan kembali lagu tersebut setelah lisensi yang sebelumnya diberikan kepada pihak lain selesai.

“Tentu saja. Ia dapat menggunakan lagunya kapan pun setelah lisensi yang diberikan kepada orang lain selesai. Mahalini memang pemilik hak cipta atas komposisi yang diciptakannya bersama Kamga dan Martinus. Ia mempunyai hak eksklusif atas ciptaannya, terkait dengan hak moral serta hak ekonominya,” jelasnya lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan lain yang muncul adalah apakah “Percuma” berpotensi menjadi lebih besar ketika dinyanyikan langsung oleh Mahalini sebagai salah satu penciptanya.

Wendi melihat peluang tersebut tetap terbuka. Namun, menurutnya, tidak ada pihak yang bisa memastikan sebuah lagu akan menjadi hit hanya berdasarkan siapa yang menyanyikannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut