Waktu Tepat untuk Berlibur, Low Season atau High Season?

Ilustrasi liburan
Sumber :
  • Pexels/Pixabay

VIVA – Anda merencanakan liburan ke luar negeri dalam waktu dekat? Jika iya, Anda bisa mencari referensi di Garuda Indonesia Travel Fair (GITF) 2018 phase kedua yang kembali digelar pada 5-7 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Rekomendasi Tempat Camping Murah Pemandangan Indah di Semarang

Berbagai penawaran tiket ke mancanegara pastinya mencuri perhatian. VP Jakarta Raya Region, Garuda Indonesia, M. Harris Khimaruddin pun membeberkan akan ada beberapa promo yang akan ditawarkan di ajang GITF 2018 ini.

"Paket liburan itu bisa disesuaikan sama kantong Anda, kalau ada permintaan ya kita kasih. Kalau mintanya yang murah juga ada kita kasih," kata Harris saat berbincang dengan VIVA.

Tagar Boikot Menggema, Netizen Ngeri Liburan ke Thailand

"Semua yang ditawarkan harganya bervariasi, ada yang Rp10 juta, Rp15 juta, Rp20 juta. Itu tergantung berapa hari di luar, pakai kelas apa penerbangannya, hotel apa, itu sangat variatif," sambungnya.

Selain membeberkan paket-paket liburan, Harris memberitahu waktu yang tepat untuk berlibur.

Dear Millenial, Modal Rp50 Ribu Sekarang Udah Bisa Traveling

"Momen liburan itu kan ada dua ya, pas libur sekolah dan di akhir tahun Natal dan Tahun Baru. Dua season itu yang banyak sekali orang-orang berlibur," katanya.

Harris menambahkan, selain kedua hari besar tersebut, banyak masyarakat yang pergi berlibur.

"Ada juga yang di luar tanggal hari besar. Sebab orang kalau liburan itu sudah menyiapkannya 3 bulan sebelum keberangkatan. Dan apabila ada long weekend orang pasti memilih berlibur bersama keluarga dan teman-teman," katanya.

"Ada juga masyarakat yang membeli tiket liburan di low season, ada orang kan yang enggak mau liburan di long weekend karena ramai," sambungnya.

Karena harga yang lebih murah membuat masyarakat memilih berlibur di low season.

"Karena apa orang memilih liburan low season, karena harganya jauh lebih murah, enggak ramai orang berlibur, gampang dapat hotel dan tiket pesawat, itu yang kita harus jeli melihatnya."

Namun, jangan dipikir juga saat low season, tidak ada orang yang tertarik untuk berlibur. "Banyak sekali malahan. Kalau kita berlibur di high season orang sudah capek, ramai. Maka itu orang banyak berpikir berlibur di low season, orangtua yang bekerja akan cuti dan membawa anak-anak mereka berlibur," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya