Teluk Balohan Surga Bagi Freedivers Dunia

Wisatawan mancanegara melakukan aktivitas Freediving di Teluk Balohan, Sabang.
Sumber :
  • Viva.co.id/Dani Randi

VIVA – Freediving atau berenang bebas di lautan menjadi favorit banyak wisatawan untuk menikmati surga wisata bahari di Indonesia. Lokasi olahraga yang terbilang ekstrem ini juga banyak tersebar di pantai-pantai di Indonesia.

img_title Pria 38 Tahun Nekat Lompat ke Laut dari Pelabuhan Bakauheni Saat Dini Hari, Kini Hilang Belum Ditemukan

Keindahan laut di Indonesia memang tidak bisa tergantikan dan ditemukan di bagian negara mana pun. Terumbu karang yang cantik, dan biota laut yang indah menjadi pemandangan sempurna saat melakukan freediving.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivitas menyelam tanpa tabung ini juga terbilang ekstrem. Salah satu lokasi freediving yang cukup menjanjikan ialah di Teluk Balohan, Sabang. 

img_title Gempa M 5,7 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa di 3 Wilayah, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kedalaman di Teluk Balohan bisa mencapai 143 meter. Di samping itu, Teluk Balohan juga dikenal sebagai perairan yang teduh, terlindungi dan aman bagi para penyelam.

Selain airnya yang jernih dan tenang, di dasar laut Teluk Balohan juga diyakini tertimbun bongkahan kapal tua yang tenggelam di masa lalu, seperti KM Gurita. Sehingga membuat keindahan tersendiri di dasar laut Balohan.

img_title Ibas: Indonesia Bangsa Maritim, Sumber Pangan hingga Perdagangan Ada di Laut

Banyak pihak yang merekomendasikan teluk Balohan dijadikan sebagai lokasi permanen untuk freediving. Indonesia Freediving Association (IFA) bahkan sedang giat memperjuangkan teluk Balohan sebagai tempat belajar sekaligus menjadi lokasi untuk mengambil sertifikasi bagi para freedivers di Indonesia.

Galih Jatnika, salah satu freediver Indonesia juga mengakui teluk Balohan yang dinilainya memiliki kelebihan tersendiri untuk lokasi freediving. "Airnya hangat, enggak ada arus dan sangat bisa (untuk pemula), yang jelas enggak ada arus, permukaannya tenang dan aman untuk freediving," kata Galih saat ditemui di Sabang, Kamis 8 November 2018.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ratu Freediving Dunia, Marianna Gillespie asal Rusia yang memiliki rekor menyelam hingga 93 meter. Ia menyebutkan Teluk Balohan memiliki keunikan tersendiri, dan berbeda dengan lokasi freediving yang ada di berbagai negara yang ia pernah selami. 

“Airnya tenang dan jernih, tidak ada arus. Menyelam di Sabang sangat menyenangkan,” kata Marianna kepada VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi rekor dunia

Teluk Balohan juga berpotensi untuk memecah rekor Dunia. Yang saat ini masih dipegang oleh William Trubridge, atlit freediving asal Selandia Baru yang menyelam mencapai 130 meter dalam kategori Free Immersion dan Constant Weight Without Fins Tahun 2013 lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut