Wow, di Aceh Ada Pulau Mirip Bikini Bottom Spongebob

Pulau Madang Balung atau Pulau Spongebob di Kepulauan Banyak Aceh Singkil.
Sumber :
  • VIVA/Dani Randi (Aceh)

VIVA – Penggemar kartun anak-anak Spongebob Squarepants pasti sangat kenal dengan Bikini Bottom, sebuah kota bawah laut yang menjadi tempat tinggal Spongebob dan teman-temannya.

img_title Kemenpar Dorong Wisatawan Tak Sekadar Berkunjung, tapi Rasakan Pengalaman Autentik di Indonesia

Jika dilihat dari permukaan laut, Bikini Bottom berbentuk pulau kecil dengan pohon kelapa di atasnya. Pulau tersebut tidak hanya ada di kartun saja, di dunia nyata, tempat ini memiliki kemiripan dengan sebuah pulau di Kabupaten Aceh Singkil yakni Pulau Madang Balung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran permukaanya mirip dengan Bikini Bottom, wisatawan menyebut pulau ini dengan nama Pulau Spongebob. Pulau Madang Balung ini salah satu pulau yang berukuran kecil dari 63 pulau yang terdapat di Kepulauan Banyak.

img_title KM Yukai Tabrak Karang dan Tenggelam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan Selamat

Pulau tersebut juga tidak berpenghuni, ukurannya hanya seluas lapangan bola voli. Di atasnya ditumbuhi beberapa pohon kelapa yang menjulang tinggi, dengan pasir putih yang halus di pinggirannya.

Pasir putihnya terlihat sangat indah dikelilingi birunya lautan. Pulau ini juga dikelilingi terumbu karang yang bisa dilihat dengan mata telanjang jika berada d iatas perahu, menambah eksotisme Pulau Spongebob yang terletak di Aceh Singkil ini.

img_title Tak Lagi Mati Gaya di Udara, Wi-Fi Satelit Mulai Dibawa ke Dalam Pesawat

Julukan Pulau Spongebob datang dari wisatawan yang melihat di antara banyaknya pulau, hanya Madang Balung yang memiliki kemiripan dengan Bikini Bottom. Sehingga ia menjulukinya dengan nama Pulau Spongebob.

“Karena ukurannya kecil dan di atas pulau ini hanya ditumbuhi pohon kelapa,” kata seorang wisatawan, Rio Pranata saat ditemui di Aceh baru-baru ini.

Perjalanan ke pulau ini juga terbilang ekstrem, karena harus melalui lautan dangkal. Jika tidak menguasai medan perjalanan, perahu atau kapal yang digunakan bisa kandas di atas karang.

Sebelum berlabuh, Anda akan dimanjakan dengan warna-warni terumbu karang yang cukup dangkal, yakni hanya sedalam lutut orang dewasa. Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas snorkeling di tengah lautan sebelum singgah di pulau ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nakhoda perahu juga harus jeli melihat tonjolan karang yang bisa saja menghantam sisi bawah perahu. Setelah melewati karang, perahu baru bisa merapat di atas pasir pulau.

Tempat ini masih ‘perawan’, bahkan jarang diinjak oleh wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Banyak. Itu karena nakhoda perahu yang membawa wisatawan juga tidak sembarang bisa masuk dan harus menguasai jalur untuk bisa mendekat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut