Liburan ke Labuan Bajo Akan Lebih Nyaman

Pemandangan laut di Labuan Bajo
Sumber :
  • VIVA/Jujuk Erna

VIVA – Nama Labuan Bajo dikenal sebagai salah tujuan wisata di Indonesia. Saat berkunjung ke sana, wisatawan bisa menikmati pemandangan indah, berupa laut biru yang dikelilingi oleh bukit-bukit di sekitarnya.

img_title Prediksi Puncak Arus Pergerakan Libur Natal 23-24 dan 27-28 Desember, Tahun Baru 30-31 Desember dan 3-4 Januari

Melihat potensi wisata Labuan Bajo yang terus bertumbuh, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, berencana memindahkan kegiatan kargo di Pelabuhan Labuan Bajo ke pelabuhan lain di daerah sekitarnya. Sebab, saat ini pelabuhannya sudah sangat padat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo, mengatakan kajian tersebut pun sedang didiskusikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terutama yang berkaitan dengan infrastruktur jalan yang menjadi akses ke pelabuhan tersebut.

img_title Bangladesh Gandeng Operator Pelabuhan Global, Strategi China Kuasai Jalur Laut Terhambat?

"Pelabuhan (Labuan Bajo) ini (akan jadi) khusus jadi pelabuhan penumpang. Dan kegiatan kargo akan ditempatkan ke tempat lain yang sedang kami pelajari," ujarnya, dilansir dari VIVAnews, Senin 23 September 2019.

Agus mengatakan, Pelabuhan Labuan Bajo akan dibuat untuk melayani penumpang dan wisatawan. Langkah tersebut, diambil guna mendukung pariwisata yang berlokasi di kawasan Nusa Tenggara Timur. Apalagi, lokasi ini menjadi '10 Bali' baru yang sedang dicanangkan pemerintah. 

img_title Antisipasi Puncak Arus Mudik Nataru, Pemerintah Siapkan Kebijakan WFA 3 Hari

"Karena kan dari segi komersial pelabuhan Labuan Bajo ini belum besar," tuturnya.

Pelabuhan Labuan Bajo direncanakan akan dibuat khusus untuk penumpang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Kata Agus, banyak kapal kargo yang bersandar pun membuat lalu lintas pelabuhan tersebut menjadi tak teratur. Untuk mendukung rencana pelabuhan Labuan Bajo menjadi khusus penumpang, Kementerian Perhubungan sedang melakukan studi.

Terkait investasi dan pengerjaan pelabuhan baru, saat ini juga masih dikaji mendalam. Meski demikian, proyek relokasi pelabuhan tersebut, rencananya akan dilakukan pada 2020.

Ilustrasi - Terminal peti kemas Pelindo.

Transparansi Dana Tata Kelola Pelabuhan Bisa Dipantau Lewat Dashboard ACS Pelindo di Qlola by BRI

Monitoring pembayaran dan rekonsiliasi transaksi kepelabuhanan bisa dioptimalkan melalui Dashboard ACS Pelindo di Qlola by BRI. Ini keunggulan utamanya.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut