10 Masjid Bersejarah di Eropa yang Memperkuat Keragaman Warisan Budaya
- Istimewa
Tujuannya agar Masjid Cologne bisa menjembatani komunikasi antar umat beragama di Jerman. Desain masjid ini juga dinilai “sangat Jerman” karena mampu menciptakan terobosan dalam bidang arsitektur rumah ibadah yang mengawinkan arsitektur masjid Turki era Ottoman dengan arsitektur khas bergaya Eropa. Dua menara Masjid Cologne sempat menjadi topik perdebatan karena dianggap akan mengubah citra kota dan “membayangi” menara Katedral Cologne. Gereja gothic diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia sehingga tata kota di sekitar katedral harus dipertahankan keasliannya. Menara masjid Cologne dibangun setinggi 55 meter – atau 1/3 dari puncak 157 meter Katedral Cologne.
2. Grande Mosquee de Paris, Perancis
Grande Mosquee de Paris, Perancis
- Twitter @mosqueedeparis
Grande Mosque de Paris atau Masjid Raya Paris merupakan masjid pertama yang dibangun di Prancis dan juga masjid terbesar di negara Eropa Barat tersebut. Masjid ini didirikan setelah berakhirnya Perang Dunia I sebagai tanda terima kasih Prancis kepada komunitas Muslim.
Seluruh pendanaan masjid yang dibangun di lokasi bekas Rumah Sakit Mercy ini disediakan oleh Pemerintah Prancis. Peletakan batu pertama dilakukan pada tahun 1922. Pada 15 Juli 1926, bangunan Grande Mosque de Paris diresmikan secara simbolis oleh presiden Prancis saat itu Gaston Doumergue. Ahmad al-Alawi (1869-1934), seorang tokoh sufi berdarah Aljazair, ditunjuk sebagai imam shalat pertama. Imam Masjid Raya Paris saat ini dijabat oleh Mufti Dalil Boubakeur yang juga merupakan presiden Dewan Muslim Prancis.
Dibangun di atas lahan seluas satu hektare di daerah komunitas Latin (distrik kelima di Paris), Masjid Raya Paris memperlihatkan keagungan sebuah bangunan Islam yang ditunjukkan lewat desain arsitektur dan mozaik-mozaiknya. Masjid ini memperlihatkan aspek klasik dan perkembangan peradaban seni Islam serta bentuk ajaran yang sangat toleran dan jelas dari agama dan budaya Islam.
3. Rijeka Islamic Center, Kroasia
Rijeka Islamic Center, Kroasia
- Istimewa
Masjid Rijeka (Kroasia dan Bosnia: Džamija u Rijeci) adalah sebuah masjid di Rijeka, Kroasia yang dibangun antara 2009 dan 2013. Proyek masjid dan pusat budaya ini awalnya dikembangkan oleh Dušan Džamonja bekerja sama dengan Branko Vu?inovi? dan Darko Vlahovi. Seluruh proyek menelan biaya 76 juta kuna Kroasia dengan kontribusi signifikan oleh negara Qatar. Media Kroasia menggambarkan bangunan itu sebagai salah satu masjid terindah di Eropa. Masjid ini merupakan bagian dari Islamic Cultural Center yang dibangun di atas lahan seluas 10.816 meter persegi dan mencakup 5.291 meter persegi (3.612 meter persegi ruang tertutup)