The Keranjang Bali, Wisata Oleh-Oleh Khas Pulau Dewata

The Keranjang Bali
Sumber :
  • The Keranjang Bali

VIVA – Wisata di Bali selain populer dengan wisata alamnya yang terkenal sangat indah disertai tempat nongkrong di tepi pantai sembari menikmati sunset atau sunrise. Namun rasanya belum lengkap jika kita belum berburu sesuatu yang dapat mengingatkan memori kita dengan Bali pada saat kita sudah di rumah.

Pembangunan Properti di Bali, Mengharmoniskan Kemajuan dan Budaya Lokal

Untuk tempat oleh-oleh khas Bali, The Keranjang Bali tentunya sudah tidak asing lagi bagi para pelancong yang sudah berkunjung ke Bali, tempat ini adalah pusat belanja oleh-oleh sekaligus wisata keluarga yang bangunannya menyerupai keranjang dari anyaman.

Berikut VIVA telah merangkum dari laman resmi The Keranjang Bali dan berbagai sumber, terkait The Keranjang Bali Wisata Oleh-oleh khas Pulau Dewata

World Water Forum Ke-10 di Bali Resmi Ditutup, Indonesia Banjir Apresiasi

The Keranjang Bali

The Keranjang Bali merupakan pusat oleh-oleh yang memadukan konsep toko oleh-oleh, tempat wisata dan restoran, beragam buah tangan berupa kerajinan tradisional dan pakaian khas pulau Bali dapat kamu temui di tempat ini.

Perhelatan WWF ke-10 di Bali Sukses, Putu DPR: Ini Momen Bersejarah

The Keranjang Bali berlokasi di Tempat Wisata di Badung dekat dengan kawasan Tempat Wisata di Seminyak dan Wisata Canggu.

Lokasi The Keranjang Bali

Photo :
  • Google maps

Jika kamu berkunjung ke The Keranjang Bali hanya untuk membeli oleh-oleh atau buah tangan, kamu tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.

Lain halnya jika kamu masuk ke wahana Kampung Langit yang ada di The Keranjang Bali, maka kamu akan dikenakan tarif tiket masuk berdasarkan kewarganegaraan kamu dan durasi yang kamu pilih. ‘Terkait kampung langit akan kita bahas di bawah’

Berikut tarifnya dilansir dari laman resmi The Keranjang Bali:

Tiket Kampung Langit Rp 75.000         Rp 150.000      2 Jam

Tiket Kampung Langit Rp 125.000      Rp 175.000      5 Jam

Jika kamu ingin mengunjungi The Keranjang Bali, tempat ini ber operasional setiap hari, mulai pukul 10.00 dan akan tutup pada pukul 22.00 WITA

Awal berdiri

Dilansir dari berbagai sumber, The Keranjang bali didirikan pada Mei 2019, The Keranjang Bali didirikan oleh musisi asal Jakarta yakni Melly Goeslaw dan suaminya Anto Hoed.

meskipun terbilang masih baru tempat ini sudah hits sekali dan dikenal banyak orang. Selain karena koleksi barang-barang yang dijual sangat lengkap, tempat ini juga mudah diingat karena desain arsitekturnya yang sangat unik dan artistik.

The Keranjang adalah surga wisata baru berburu oleh-oleh Bali yang menggabungkan wisata edukasi, budaya, dan belanja yang bertemakan keluarga.

The Keranjang menjual aneka barang yang bagus untuk dijadikan souvenir atau cinderamata saat anda pulang jalan-jalan dari Pulau Dewata, mulai dari baju, sendal, aneka makanan dan jajanan khas bali, sambel, kopi, coklat, handbody, kerajinan kayu dan masih banyak yang lainnya.

Sesuai namanya, konsep utama yang diusung The Keranjang ini adalah menyediakan semua tentang bali di dalam sebuah keranjang.

The Keranjang bali juga memiliki desain bagian dalam yang colorful dan kekinian, sehingga cocok untuk kamu menambah koleksi foto di feed Instagram.

Kampung Langit The Keranjang Bali

The Keranjang Bali

Photo :
  • The Keranjang

Kampung Langit adalah wahana berupa fasilitas hiburan di The Keranjang Bali. Kampung Langit berada di lantai atas The Keranjang.

Konsep Kampung Langit dibuat sebagai miniatur kehidupan masyarakat bali yang menjaga teguh adat dan tradisi, agamis, sikap toleransi dan cinta lingkungan.

Di Kampung Langit, kamu akan disuguhi suasana layaknya kehidupan sehari-hari penduduk bali yang penuh corak dan nuansa, mulai dari keterampilan di dalam membuat beragam karya seni, aneka permainan anak, kekayaan kuliner nusantara hingga keunikan bahasa komunikasi.

Kampung Langit akan menghibur seluruh pengunjungnya dengan berbagai jenis pertunjukkan dalam nuansa kontemporer serta humoris, dan itu tidak terlepas sebagai refleksi dari karakter masyarakat Bali yang ceria, unik, fleksibel dengan perkembangan zaman namun tetap teguh menjaga tradisi budaya.

Yang dapat kamu saksikan saat masuk ke wahana Kampung Langit:

Melihat Film Pendek

Film pendek berjudul ‘LIMA’ di Kampung Langit akan menjelaskan usaha manusia dengan tangannya untuk berdo’a, bekerja serta berkarya.

Luang Pranala

Inilah sebuah spot berupa lorong di Kampung Langit Kuta Bali yang akan mengedukasi pengunjung untuk peduli menjaga, memelihara alam semesta dengan segala isinya

Sanggar Kenyem

Di tempat ini pengunjung selain melihat juga bisa berinteraksi langsung menyaksikan diorama beragam tradisi kehidupan warga bali dari dekat,

seperti di spot sawah yang menampilkan cara warga bali memproses pangan, lalu ada spot permainan, lalu spot yang menampilkan cara membuat kerajinan dari tanah hingga menyaksikan seni dan pertunjukan cara memainkan gamelan di Bale Ceng-ceng.

Kelas Membatik di Bale Karya

Kamu dapat merasakan keseruan dan keceriaan bersama keluarga untuk belajar bagaimana cara membuat batik.

Melihat Fire Dance di Teater Saba

Inilah tempat yang akan menjadi lokasi tempat di Bali untuk melihat pertunjukan drama tarian api atau Fire Dance (Bali Fire) ala The Keranjang.

Paon Jamu

di wahana ini kamu bisa melihat dari dekat bagaimana cara meracik rempah-rempah menjadi ramuan jamu yang berkhasiat memulihkan stamina.

itulah sedikit ulasan mengenai The Keranjang Bali sebagai wisata oleh-oleh khas Pulau Dewata, semoga dapat menjadi inspirasi wisata saat kamu berkunjung ke pulau seribu pura kelak.

Ilustrasi LGBT

Terpopuler: Menyikapi Teman Penyuka Sesama Jenis sampai Ramalan Zodiak Asmara

Round-up dari kanal Lifestyle pada Jumat, 24 Mei 2024. Salah satunya tentag pendapat Ustaz Firanda Andirja tentang menyikapi teman penyuka sesama jenis.

img_title
VIVA.co.id
25 Mei 2024