Bukan Terletak di Indonesia, Ini 5 Fakta tentang Kota Asmara

Kota Asmara, Eritrea
Kota Asmara, Eritrea
Sumber :
  • Clay Gilliland/Wikimedia

VIVA Travel  – Kata ‘asmara’ menurut Kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti perasaan senang atau cinta kepada lawan jenis. Namun rupanya kata ‘asmara’ bukan sebuah nomina di benua Afrika. Asmara adalah kota terpadat sekaligus ibu kota negara Eritrea, sebuah negara di bagian timur laut Afrika. 

Asmara pernah dijajah oleh Italia pada tahun 1889 dan menjadi ibu kota Eritrea pada tahun 1897. Karena pernah dijajah, sebagian besar bangunan-bangunan merupakan peninggalan Italia dan banyak pertokoan yang masih menggunakan nama Italia. 

Kota ini berada di ujung tebing curam tepi barat laut dataran tinggi Eritrea dan Lembah Great Rift di negara tetangga Ethiopia. Pada tahun 2017, Asmara dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena arsitektur modernisnya yang terpelihara baik. Selain itu, masih ada fakta lainnya dari Asmara. Dilansir VIVA dari berbagai sumber, berikut 5 fakta kota Asmara.

Berawal dari empat desa

Kota Asmara pada tahun 1930-an

Kota Asmara pada tahun 1930-an

Photo :
  • Denison, E. / Gebremedhin N. / Guang, Y. (Wikimedia)

Pada masa lampau, Asmara terdiri dari empat desa kecil yang berdiri pada awal abad ke-12 sebagai pusat dagang. Konon ada empat marga yang tinggal di daerah Asmara. Para wanita dari suku-suku ini menyuruh para pria untuk bergabung bersama memerangi bandit yang menyerang kawasan tersebut. Setelah menang, tempat itu diberi nama baru yakni Arbaete Asmara yang dalam Bahasa Tigri berarti empat perempuan bersatu.

Sempat didominasi oleh orang Italia

Bioskop Cinema Imero, Asmara

Bioskop Cinema Imero, Asmara

Photo :
  • Clay Gilliland/Wikimedia

Masih efek dari penjajahan Italia. Ketika Asmara dikuasai oleh Italia dulu, jumlah warga Italia di Asmara lebih banyak daripada warga asli Eritrea. Pada tahun 1940, ada 57.000 penduduk Italia dengan total populasi 98.000.

Digunakan sebagai eksperimen desain

Kota Asmara, Eritrea

Kota Asmara, Eritrea

Photo :
  • Charles Fred/flickr

Salah satu tujuan bangsa Italia menduduki kota Asmara adalah untuk bereksperimen dengan desain arsitek baru. Selama era kolonialisme, Italia membangun jalan yang lebar, gedung-gedung publik, serta membuat sistem pembuangan limbah modern. 

Mempunyai klub sepakbola

Asmara Brewery FC

Asmara Brewery FC

Photo :
  • Playmaker Stats

Asmara juga mempunyai representatif klub sepakbola bersama Asmara Brewery FC atau Asmara Birra. Berdiri sejak tahun 1944 oleh perusahaan bir Asmara Brewery, klub ini bermain di kasta tertinggi Liga Eritrea yaitu Eritrean Premier League. 

Kereta uap menjadi transportasi utama 

Kereta uap di Asmara

Kereta uap di Asmara

Photo :
  • Peter Crook/flickr

Setelah merdeka pada tahun 1991, upaya pembangunan rel kembali dimulai usai sempat rusak akibat pertempuran. Bagian pertama yang dibangun kembali dibuka pada tahun 2003. Lalu pada tahun 2009, bagian rel dari Asmara ke Massawa sepenuhnya dibangun kembali dan tersedia untuk layanan. Stasiun kereta di Asmara menjadi Situs Warisan UNESCO.