Berlibur ke Jawa Timur Hingga Berburu Apel Khas Batu

Apel Khas Batu Malang
Sumber :
  • VIVA/ Lucky Aditya/ Malang

VIVA Travel –  Gelombang kedatangan wisatawan ke Kota Batu, Jawa Timur di momen libur Lebaran, membawa berkah bagi pedagang oleh-oleh setempat. Buah tangan khas Kota Wisata Batu banyak diminati oleh masyarakat yang berlibur di daerah dingin ini. 

img_title BNPB Lakukan OMC Tangani Karhutla di Jatim, Semai 1 Ton NaCl

Oleh-oleh yang paling diminati adalah buah apel. Daerah ini sejak dahulu memang dikenal sebagai sentra pertanian apel. Pantas saja, saat wisatawan berkunjung selalu membeli apel ataupun aneka makanan olahan berbahan dasar apel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu toko penjual oleh-oleh Khas Kota Batu adalah Outlet Tani di Jalan Ir Soekarno, Junrejo. Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan yang sedang berlibur ke Kota Batu. Biasanya, wisatawan yang belanja sehabis berlibur dan sedang perjalanan pulang menuju daerah asal. 

img_title 11.449 Hektare Lahan Terbakar di Jatim, BNPB Tambah Armada Udara untuk Pemadaman

Apel Khas Batu Malang

Photo :
  • VIVA/ Lucky Aditya/ Malang

Penjaga Outlet Tani, Tamara Tiadi Anggraeni (22 tahun) mengatakan, bahwa kenaikan penjualan terjadi sejak awal libur lebaran. Buah tangan yang paling dicari adalah apel dan aneka kripik olahan. Mulai dari kripik buah hingga kripik tempe. 

img_title BPOM Bongkar Produksi Kosmetik Ilegal di Mojokerto: Senilai Rp16 Miliar

"Pengaruh penjualan 60-70 persen. Jika biasanya 10-15 kilogram. Sekarang libur lebaran sehari bisa 20 sampai 25 kilogram apel," kata Tamara, Rabu, 26 April 2023. 

Apel yang mereka jual dipetik langsung dari lahan para petani setempat. Ada 3 jenis apel yang mereka jual, yakni Apel Manalagi, Apel Rome Beauty dan Apel Anna. Harganya pun cukup terjangkau yakni Rp5 ribu per kilogram hingga Rp35 ribu per kilogram tergantung ukuran dan kualitas buah. 

"Apel ini masih primadona karena memang Kota Batu terkenal dengan buah apelnya. Peminatnya masih cukup banyak. Mereka rata-rata pembeli dari luar daerah Malang Raya," ujar Tamara. 

Untuk menjaga kualitas buah setiap hari mereka selalu melakukan sortir agar buah yang dijual tetap dalam kondisi baik dan segar. Buah yang sudah mulai membusuk diambil dan di buang. Mereka berusaha menjaga kualitas oleh-oleh agar citra Kota Wisata Batu terjaga. 

Apel Khas Batu Malang

Photo :
  • VIVA/ Lucky Aditya/ Malang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kendalanya penjual apel ya di situ, kalau busuk dan sudah jelek disortir terus dibuang. Biasanya buah ini bertahan dalam kondisi baik bisa sampai seminggu," tutur Tamara. 

Outlet Tani ini berdiri sejak tahun 1970. Outlet ini berada dalam masa kejayaan pada 1990 hingga awal 2000 an. Kini penjualan buah tangan mulai mengalami penurunan karena harus bersaing dengan menjamurnya toko oleh-oleh serupa. Meski begitu momen lebaran selalu dinantikan karena penjualan selalu meningkat seiring kedatangan gelombang wisatawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut