Heboh Terumbu Karang di Bali Dirusak, Ini Kata Kemenpar

Terumbu Karang dirusak
Sumber :
  • Facebook OK Divers

VIVA.co.id – Baru-baru ini media sosial dikejutkan dengan perusakan terumbu karang di Nusa Penida Bali. Kabarnya pelaku perusakan biota laut itu dilakukan oleh turis asing. Hal ini karena beberapa karang yang dirusak dengan coretan bertuliskan Bahasa Mandarin dan bahasa asing.

img_title Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Masa Depan Berkelanjutan

Menteri Arief Yahya langsung merespons reaksi netizen. Ia pun berjanji akan menindaklanjuti masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya Allah, kejam sekali kalau itu memang benar," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya setelah acara launching Tour de Linggarjati di Balairung Soesilo Soedarma, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa, 13 September 2016.

img_title Strategi MPMX Geber Pemberdayaan Masyarakat & Lingkungan di Wilayah Operasional

Arief mengatakan perbuatan tersebut tak bisa dibiarkan, ia akan mencoba berkoordinasi dengan pihak Pemda Klungkung untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

"Kita lihat dulu case-nya seperti apa. Saya akan menindaklanjuti dan pasti saya akan bergerak," tuturnya.

img_title Cara Pertamina Port and Logistics Jaga Ekosisistem Laut di Kepulauan Seribu

Kasus karang yang digurat dengan aksara Mandarin di Nusa Penida itu terungkap pada pekan lalu. setelah akun Facebook OK Divers, sebuah operator tur mengirim gambar tersebut di media sosial.

"Hai semuanya, hari ini kami memotret foto-foto koral yang dihancurkan para penyelam tak bertanggung jawab. Seperti banyak dari kalian, kami percaya seharusnya pendamping selam mereka tahu lebih banyak daripada membiarkan mereka melakukan ini. Kami akan coba mencari tahu siapa mereka," tulis akun tersebut.

Penyelam melakukan transplantasi terumbu karang di kawasan rehabilitasi Tebok Batang, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

ICRS 2026, Pupuk Kaltim Beberkan Proses Rehabilitasi 2,23 Hektare Terumbu Karang di Bontang

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat telah merehabilitasi terumbu karang seluas 2,23 hektare di kawasan Tebok Batang, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

img_title
VIVA.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut