Tari Tradisional Indonesia Kembali Tebar Pesona di Tiongkok

Tari Saman di Multi Cultural Show 2016, Tiongkok
Sumber :
  • PPI Tiongkok cabang Nanchang

VIVA.co.id – Lagi, budaya dan seni Indonesia berhasil pukau banyak pasang mata di negeri orang. Belasan mahasiswa Indonesia di Jiangxi Normal University, Jiangxi, China, beraksi membawakan sejumlah tari daerah di Multi Cultural Show 2016 pada Jumat lalu, 14 Oktober 2016.

3 Cara Unik Gina Kimbab Family Kenalkan Budaya Indonesia ke Anak

Lewat rilis media yang diterima VIVA.co.id hari ini, para mahasiswa ini bertindak sebagai duta budaya Indonesia di Tiongkok. Mereka menampilkan Tari Gambyong dan Saman di hadapan para penonton lokal maupun internasional di acara tersebut.

Menariknya, para penari bukanlah penari profesional. Mereka adalah mahasiswa yang belum punya pengalaman mumpuni dalam membawakan tarian daerah tersebut. Ditambah keterbatasan dana dan segala urusan teknis, para mahasiswa ini berlatih keras untuk menampilkan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.

Cerita Rakyat: Definisi, Ciri-Ciri, Jenis, Fungsi, dan Nilai-Nilainya

Hasilnya, penonton pun terkesima dengan keanggunan Tari Gambyong dan kemeriahan Tari Saman. Pujian dan apresiasi positif dari berbagai pihak pun terus berdatangan.

Tari Gambyong di Multi Cultural Show 2016, Tiongkok

Unik, Furnitur Ini Terinspirasi dari Budaya Indonesia

"Sebagai mahasiswa Indonesia yang studi di luar negeri, kami mempunyai misi khusus dalam acara ini. Bukan hanya sekedar meramaikan tanpa makna, tapi keikutsertaan dalam acara ini adalah upaya kami untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat lokal maupun mahasiswa internasional lainnya,” ujar Bina Izzatu Dini, mahasiswa S1 Sastra Mandarin dan Wakil Sekretaris Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) Nanchang.

Kepala Departemen Kantor Urusan Internasional, Li Haijun, juga mengapreasiasi kegiatan ini. Ia bahkan berencana menggelar acara serupa di kemudian hari karena respon penonton yang positif.

Aplikasi Qlue.

Jangan Sampai Teknologi Menghilangkan Identitas Budaya Indonesia

Lokalisasi teknologi dipandang perlu agar masyarakat tidak kehilangan nilai-nilai atau identitas kebudayaan.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2021