Pasaman Pecahkan Rekor Dunia Meriam Bambu Terbanyak

Meriam bambu di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah

VIVA.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berhasil memecahkan rekor dunia terbanyak badia batuang, atau meriam bambu dengan jumlah 1.821 buah. Pemecahan rekor tersebut, dipusatkan di benteng pertahanan Bukit Tak Jadi, Jumat 14 Juli 2017, yang diketahui merupakan basis pertahanan perjuangan Tuanku Imam Bonjol saat perang Padri meletus.

img_title 5 Rekor Bersejarah yang Dipecahkan Timnas Spanyol usai Juara Piala Dunia 2026

Dikatakan Bupati Pasaman Yusuf Lubis, kegiatan ini bukan hanya bentuk pemecahan rekor terbanyak badia batuang, namun lebih kepada mengenang sejarah dari perjuangan Tuanku Imam Bonjol yang merupakan pimpinan pasukan saat perang Padri di masa silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badia batuang, atau meriam bambu, kata Yusuf, merupakan salah satu alat yang digunakan para pahlawan dahulu untuk menakuti para penjajah. Selain itu, juga digunakan sebagai senjata yang kita kenal sebagai bambu runcing. Maka dengan alasan inilah, kita gunakan bambu sebagai alat untuk memecahkan rekor dunia.

img_title Menkeu Purbaya Bicara Peluang Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polisi Jika Hal Ini Terjadi

"Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan mengenang sejarah ,serta perjuangan para pejuang kemerdekaan, khususnya perang Padri yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol, yang tak lain merupakan putra asli Pasaman," kata Yusuf Lubis, Jumat 14 Juli 2017.

Jumlah 1.821 badia batuang lanjut Yusuf, diambil dari angka tahun pecahnya perang Padri kala itu. Sementara itu, lokasi benteng pertahanan Bukit Tak Jadi, merupakan salah satu basis markas pasukan Tuanku Imam Bonjol kala itu.

img_title Pasukan NATO di Estonia Bertambah Jadi 1.200 Personel pada 2027, Ada Apa?

Pemerintah Kabupaten Pasaman, kata Yusuf, berharap dengan adanya kegiatan pemecahan rekor ini, dapat membakar kembali semangat jiwa generasi muda dan mau lebih menghargai jasa-jasa para pahlawan. "Negara yang besar, merupakan negara yang menghargai jasa para pahlawannya," ujarnya. (asp)

Sistem pertahanan udara antirudal Iran

Stok Rudal dan Alat Pertahanan Melimpah, Iran Terus Gandakan Produksi Senjata Setahun Terakhir

Wakil Menteri Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik melaporkan, pemerintah Iran terus menggandakan produksi senjata dan peralatan pertahanan dalam kurun waktu satu tahun.

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut