Cerita Mistis di Gunung Merapi Bikin Merinding

Gunung Merapi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Teresia May

VIVA.co.id – Gunung Merapi yang terletak di antara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi terutama bagi para pecinta alam. Keindahan hamparan hijau perkebunan penduduk lokal serta pemandangan Gunung Merbabu menjadi daya tarik destinasi ini.

img_title Selain Gunung Anak Krakatau, Aktivitas Semeru dan Merapi Perlu Diwaspadai

Namun, siapa sangka, salah satu gunung yang menjadi tempat favorit mendaki bagi pecinta alam ini, memiliki segudang misteri. Tak sedikit dari pendaki yang memiliki pengalaman-pengalaman menegangkan di salah satu gunung aktif di Indonesia ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari berbagai sumber, salah satu cerita yang paling sering ditemui oleh para pendaki adalah seputar cerita mistis Pasar Bubrah. Tempat ini berada di sekitar pos 4 dan ada di bibir kawah, yang sering menjadi lokasi mendirikan tenda penginapan para pendaki.

img_title Sultan HB X Mendadak Minta Warga Tak Mendaki Gunung Merapi, Ada Apa?

Banyak masyarakat dan pendaki meyakini Pasar Bubrah sebagai pasarnya makhluk halus penghuni Gunung Merapi. Pasar ini akan ramai dengan berbagai aktivitas layaknya pasar, namun semuanya diyakini berasal dari aktivitas makhluk gaib di malam hari.

Konon, jika Anda datang ke sini dan memiliki keistimewaan penglihatan, akan memungkinkan untuk melihat aktivitas pasar secara lengkap dan jelas. Tak hanya itu saja, terkadang pendaki akan sering menemukan suara gamelan dan gending Jawa secara sayup-sayup. Pengalaman ini tak sedikit pendaki yang mengalami dan merasakannya ketika malam hari tiba.

img_title Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, 2 Warga Meninggal Dunia

Untuk itu, pendaki yang memang ingin melakukan kegiatan alam di sini disarankan menjaga tingkah laku, ucapan dan kesopanan. Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan. Sebab, menurut cerita yang beredar, jika kalian berlaku tidak sopan di sini akan menemukan kejadian tak menyenangkan. Dan yang parahnya, mereka tidak segan-segan menculik orang.

Pada dasarnya, ketika kita memasuki sebuah daerah baru hendaknya menjaga sikap dan perilaku, agar tidak menyebabkan orang lain tidak senang atau tidak hormat dengan perilaku kita. Nah, masih berani untuk berbuat dan berperilaku tidak sopan? (ase)

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

DPR Soroti Tata Ruang Ambigu: Wilayah Rawan Bencana Jangan Dijadikan Permukiman

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menilai konsistensi tata ruang wilayah menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan pemerintah cegah dampak bencana meluas.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut