Cara Sembuhkan Simtom Jet Lag

Ilustrasi jetlag
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

VIVA – Jet lag menjadi hal yang sering dialami oleh penumpang pesawat, setelah melakukan penerbangan berjam-berjam. Jet lag sendiri didefinisikan sebagai serangkaian gejala yang dialami seseorang, ketika beradaptasi dengan kondisi zona waktu yang baru.

img_title Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Kehilangan Daya?

Jet lag, bisa membuat perubahan nafsu makan, gangguan pencernaan, hingga tekanan darah. Hal ini juga bisa membuat Anda sangat lelah dan terkadang membuat perubahan mood seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman, Express, Rabu 18 Oktober 2017, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari sekaligus menyembuhkan gejala tersebut. Salah satunya adalah dengan memilih kursi penerbangan dekat jendela. Seorang ahli telah mengklaim, ini mampu untuk mengalahkan kondisi tersebut.

img_title Detik-detik Pesawat Aerosport Jatuh dan Terbakar di Persawahan Blora

Pakar tidur Dr Breus berkata: "Pesanlah sebuah tempat duduk di dekat jendela, sehingga Anda bisa mengendalikan keterpaparan Anda terhadap cahaya dan kegelapan selama penerbangan Anda," katanya.

Namun, Anda perlu hati-hati memilih bagian mana dari pesawat yang Anda duduki. Breus mengatakan, pesan tempat duduk sesuai dengan sisi biasa Anda tidur.

img_title Dampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Pesawat Beralih ke Kereta Api di Semarang

"Bila sisi tidur Anda di sebelah kanan, pilih jendela sebelah kanan," katanya.  

Selain itu, memilih tempat duduk dekat jendela membuat Anda tidak akan terganggu ketika seseorang ingin mondar-mandir menuju toilet. National Health Service Inggris menyatakan, cahaya siang hari akan membantu tubuh Anda menyesuaikan diri pada rutinitas baru setelah kebanyakan penerbangan.

Menhub Dudy Purwagandhi

Menhub Dudi Wanti-wanti Maskapai Inspeksi Pesawat Dulu Sebelum Terbang Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menhub Dudy menegaskan, kebijakan tersebut diterapkan bersamaan dengan pembukaan kembali sejumlah bandara yang sebelumnya ditutup akibat sebaran abu vulkanik GAK.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut