SOROT 489

Cengkam Klan Soeharto

Foto Presiden Soeharto dan dan Ibu Tien di Dalem (rumah) Kalitan, Solo.
Sumber :
  • VIVA/Fajar Sodiq

"Bila kondisi ekonomi tidak membaik maka kampanye keberhasilan zaman Orba lebih enak bisa ditelan. Jualan Orde Baru berhasil, 'enakan zaman Soeharto' dibanding reformasi," ujar Hendri.

img_title Cara Soeharto Menyeleksi Pejabat Diungkap dalam Peringatan 105 Tahun Kelahirannya

Karena itu, jangan terkejut jika di masyarakat kini sudah sejak 2013, beredar massal sejumlah foto, kaos, stiker atau poster yang menampilkan sosok Soeharto sebagai figurnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Piye kabare, iseh penak jamanku tho" (Bagaimana kabarnya, masih enak zaman ku kan). Demikian salah satu slogan yang masif muncul dimana pun, dan begitu mudah ditemui.

img_title Pesona Pangeran Cendana, Deretan Artis Cantik Ini Pernah Singgah di Hati Anak dan Cucu Soeharto

Baliho Partai Republik Satu gunakan figur Soeharto

Baliho dengan figur Soeharto. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

img_title Tepat 28 Tahun Lalu, 21 Mei 1998: Soeharto Resmi Mundur dan Orde Baru Runtuh

Pesan itu begitu jelas dan kuat. Ia menyihir agar orang ingat kembali pada masa di era Soeharto. "Mereka mencoba untuk membalik lembaran sejarah bahwa Soeharto atau keluarganya dan rezim Soeharto tidak ditulis dalam catatan noda yang kelam dalam sejarah Indonesia, paling tidak itu yang mereka inginkan," ujar Sosiolog UGM Muhammad Najib Azca seperti dikutip dalam BBC.

Ya, ada mantra yang sedang diembuskan untuk menghidupkan kembali era keemasan Soeharto. Mimpi Gemah Ripah Loh Jinawi yang dulu menjadi slogan menjadi sebuah modal kuat untuk mengulik simpati publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisa jadi, mantra itu berpengaruh. Namun bisa juga ia menjadi basi di era kekinian, yang banyak melibatkan para pemilih muda yang tak mengenal mewah atau tidaknya rezim Orde Baru.

"Pasar mereka tidak terlalu besar. Yang bisa mereka mainkan adalah memori orang yang mengalami langsung Orde Baru, bukan pemilih muda," pengajar ilmu politik di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Mada Sukmajati. (umi)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke makam Presiden ke-2 RI Soeharto

Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Lanjut Ziarah ke Makam Soeharto

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI terdahulu pada Sabtu, 20 Juni 2026. Ziarah dilakukan jelang Hari Bhayangkara ke-80.

img_title
VIVA.co.id
20 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut