SOROT 495

Mimpi Tajir di Game Online

Sorot gamers - Kompetisi Mobile Legend MPL 2018, Tim nxl juara
Sumber :
  • Dok. Revivaltv

VIVA – Jemari itu lincah menari di layar ponsel buatan China yang harganya tak lebih dari dua juta rupiah.  Wajah si empunya jari begitu serius. Kedua matanya fokus menatap layar. Jarinya seperti memiliki mata, hingga begitu cepat memainkan skill 1 hingga 3 sembari memadukan dengan button magic pada game online battle yang mengandalkan kombinasi strategi dan kekompakan tim.

img_title Kapan Mobile Legends Mulai Populer di Indonesia? Ini Perjalanan MLBB hingga Jadi Game Favorit

Untuk beberapa waktu ia menenggelamkan diri dalam permainan di ponsel. "Yesss!!" pekiknya. Tangan kiri mengepal. Pertanda dia memenangkan war, yang membuat peringkatnya terus naik. Setelah itu ia berhenti dan tertawa. Layar ponsel ia tutup, lalu disimpan ke dalam saku depan celana jins belel yang ia kenakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah memilih untuk cuti kuliah. Saya mau fokus main game. Karena untuk berhasil di game engga bisa bareng dengan kegiatan lain," ujar anak muda itu sambil tertawa sedikit.

img_title Edit Nama Keren dengan Simbol Unik untuk Free Fire, Mobile Legends, dan PUBG

Mungkin ia tersadar bahwa pilihan cuti kuliah hanya untuk main game pasti terdengar gila dan tak masuk akal buat orang lain. Tapi dengan nada pasti, ia sampaikan keinginan itu.

Pemain Game Mobile Legends, Fadhil Abdurrachman

img_title Analisis Masa Depan Esports Mobile Legends, Akankah Kompetisi MOBA Mobile Tetap Mendominasi Industri Esports Global?

Nama anak muda itu Fadhil Abdurrahman. Sejak pertengahan tahun lalu ia sudah memutuskan cuti kuliah dari Universitas Pamulang (Unpam), tempat ia tercatat sebagai mahasiswa jurusan Teknik Informatika. Sebelum di Unpam, pemuda berusia 21 tahun juga sempat kuliah di sebuah sekolah tinggi informatika di Blok M, Jakarta Selatan. Tapi di semester empat ia memutuskan berhenti karena merasa tak cocok dengan kampus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak satu tahun yang lalu, Fadhil memutuskan serius menekuni profesi sebagai pemain game.  Keputusan Fadhil tak sia-sia. Minggu lalu bersama empat rekannya itu, ia berhasil menjuarai Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia 2018. Di babak grand final yang digelar di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, pada Minggu, 1 April 2018, Fadhil dan empat rekannya yang membawa nama TEAMnxl -akhirnya berganti nama menjadi King Slayers- berhasil melibas tim EVOS. Hadiahnya sangat menggiurkan, sekitar Rp500 juta.

Fadhil bercerita, saat ini, Mobile Legends: Bang Bang, adalah game yang paling terkenal di kalangan penggila game online. Inilah game yang baru saja ia rampungkan kompetisinya dan groupnya tampil sebagai pemenang. Ia sendiri mengaku baru bermain game Mobile Legend sekitar 1,5 tahun yang lalu. Seorang rekan kerja di kantor mengenalkan game tersebut kepadanya dan berhasil membuatnya menikmati game tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut