SOROT 522

Melawai, Blok M dan Budaya Pop Indonesia

Mobil BMW yang digunakan di film Catatan Si Boy dipajang di kawasan Melawai Blok M
Sumber :
  • www.kaskus.co.id

Film ini bahkan memperlihatkan betapa ramainya Jalan Melawai yang dipenuhi anak-anak muda yang nongkrong di pinggir jalan raya yang dulu masih dua arah ini. Terlihat restoran cepat saji Amerika Serikat seperti KFC, Burger King dan A&W yang juga telah menjadi spot kongko asyik di kawasan itu.

img_title Pramono Buka Peluang Rute Transjabodetabek Blok M-Bandung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dibintangi Desy Ratnasari sebagai tokoh utama yang memerankan karakter Lola, film ini menceritakan kehidupan zaman SMA di tahun 1990. Lola bersama tiga anggota gengnya dikisahkan tak berbeda jauh dengan remaja di era tersebut, yang menghabiskan sore dan malam minggu mereka ngeceng di Jalan Melawai atau berdisko ria sambil main sepatu roda di Lipsick atau Happy Day Disco Skate.

img_title Tarif Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Rp 15 Ribu Berlaku Mulai Besok

Suatu hari mereka memergoki Cindy (Paramitha Rusady) sedang bersama pria paruh baya, yang sering disebut dengan panggilan om-om, di Melawai.

Salah satu adegan dalam film Blok M (Bakal Lokasi Mejeng).

img_title Tarif Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Naik Jadi Rp 15 Ribu, Berlaku Mulai 1 September

Selidik punya selidik, Cindy yang merupakan tulang punggung keluarga ternyata terpaksa menjadi seorang perek (perempuan eksperimen), demi menghidupi adik-adiknya yang masih kecil. Ayahnya telah tiada dan sang ibu merupakan pasien rumah sakit jiwa di Bogor, Jawa Barat.

Melalui film Blok M, aktris cantik Paramitha Rusady berhasil meraih nominasi untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik di Festival Film Indonesia pada tahun 1990 silam.

Salah satu adegan dalam film Blok M (Bakal Lokasi Mejeng).

Ditulis oleh Helmy Yahya yang juga turut membintangi film ini sebagai kakak ipar Lola, film besutan Eduard Pesta Sirait ini juga tak ketinggalan memasukkan beberapa bahasa slang atau bahasa gaul Indonesia. Bahkan sebagian besar masih populer sampai sekarang.

Sebut saja kata-kata seperti suer, so pasti, sumpah, anjir, duilah, mejeng, nyokap, ya amplop, jijay, IWAPI (Ikatan Wanita Ngerumpi), tokai, MBA (Married by Accident), SKSD (Sok Kenal Sok Dekat), kece, bokis, bacot dan masih banyak lagi. Salam dua jari yang kini lebih dikenal dengan tanda peace atau damai juga ternyata sudah lazim dipakai di zaman film itu dibuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu adegan dalam film Blok M (Bakal Lokasi Mejeng).

Film lain yang juga dibuat dengan latar belakang kawasan Melawai, Blok M adalah Catatan si Boy (1987) yang dibintangi oleh Onky Alexander. Salah satu mobil BMW legendaris yang ada dipakai Onky di film itu juga sempat dipamerkan di Pasaraya Blok M untuk mengajak para penggemar bernostalgia ria.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut