SOROT 564

Waspada Benih Radikalisme

Potensi radikalisme di lima provinsi di Indonesia hasil survei BNPT, The Nusa Institute, dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme/Ilustrasi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/BNPT

Potensi radikalisme di lima provinsi di Indonesia hasil survei BNPT, The Nusa Institute, dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme/Ilustrasi.

img_title Wamenag Minta Publik Tak Langsung Kaitkan Ledakan di MAN 3 Padang dengan Radikalisme

Grafik potensi penyebaran radikalisme di Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belajar dari itu, pihak rektorat punya aturan tegas berupa pemecatan bila menyangkut dosen atau pegawai yang terjerat paham radikalisme. Untuk mahasiswa, dilakukan pendampingan oleh dosen-dosen pilihan. "Itu dilakukan terhadap mahasiswa baru, mereka yang sudah menjalani masa kuliah, atau aktif di unit unit kegiatan mahasiswa," tutur Suko.

img_title 3 Fitur Game Online yang Disukai Pelaku Terorisme dan Radikalisme

Namun, meski mahasiswa dianggap menjadi sasaran utama, masih ada kalangan lain yang dibidik. Ada potensi lain seperti aparatur sipil negara sampai warga biasa seperti pedagang menjadi incaran kelompok penyebar paham radikal ini.

Pengamat terorisme dari Institute Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, paham radikalisme dipengaruhi beberapa faktor yang menjadi pemicu seperti pendidikan. Selain itu, radikalisme juga dipicu karena faktor pemikiran, ekonomi, politik, sosial, sampai psikologis.

img_title BNPT: 112 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Game Online dan Media Sosial Sepanjang 2025

Dengan faktor pemicu tersebut, ada aspek yang perlu menjadi perhatian. Misalnya, masyarakat ekonomi yang rendah bisa memicu terjebak radikalisme. "Masyarakat ekonomi lemah bisa saja percaya tokoh radikal yang dianggap bisa mengubah hidupnya ke depan," tutur Fahmi. [mus]

BNPT

620 Anak Terpapar Radikalisme Lewat Media Sosial Sepanjang 2026

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat 620 anak terpapar paham kekerasan dan radikalisme melalui media sosial sepanjang Januari hingga 26 Agustus 2026.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut