Buzzer Mendunia

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Sumber :
  • Twitter.com/@realDonaldTrump

VIVA – Arya Sandiyudha terdiam sejenak. Pandangan matanya serius tertuju pada pembahasan di grup WhatsApp kolega sahabatnya.

Doktor Ilmu Politik, Hubungan Internasional Universitas Istanbul, Turki, itu tertarik dengan isu buzzer atau pendengung di media sosial yang jadi pembahasan. Secangkir teh manis hangat buru-buru diseruputnya, lalu ditaruh di meja kerjanya.

Jemari tangannya lalu mengetik cepat untuk merespons sejumlah pertanyaan dari sahabatnya di grup WhatsApp.

Sambil menelaah data yang dimilikinya, ia menulis buzzer bukan cuma ramai di dalam negeri. Tapi, fenomena buzzer sudah dipraktikkan di luar negeri seperti momen Pemilu Presiden Amerika Serikat pada 2016. Di Pilpres AS, Donald Trump di luar dugaan mengalahkan Hillary Clinton.

Presiden Amerika Serikat, Donald TrumpPresiden AS Donald Trump

Terpilihnya Trump menduduki takhta Presiden ke-45 AS, menurutnya, tak bisa dilepaskan dari strateginya di media sosial. Pengusaha properti itu lihai dalam permainan di media sosial.

"Misalnya di Pemilu Amerika Serikat 2016, penggunaan buzzer terlihat sepaket dengan hacking email dan doxing," demikian cerita Arya menirukan percakapan di grup WhatsApp tersebut kepada VIVAnews, Kamis, 10 Oktober 2019.