VIVAnews – Babak penentu “pertarungan” antarpartai politik di ajang Pansus Century, berlangsung pada Rabu 3 Maret 2010. Hari itu, para anggota DPR adu kuat dalam menentukan apakah kebijakan bail out Bank Century Rp 6,7 triliun bermasalah atau tidak.
Ada dua opsi yang disodorkan Panitia Khusus Angket Bank Century yang sudah bekerja selama 60 hari. Yaitu, Opsi A yang menyatakan bail out itu langkah benar, satu pilihan lagi Opsi C menyebutkan bail out salah dan perkaranya harus masuk ke ranah hukum.
Dipimpin Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie, rapat paripurna bergulir mulai pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Paripurna DPR di Lantai 3, Gedung Nusantara II. Tiga jam berselang, usai Partai Golkar menyatakan memilih Opsi C, Marzuki menskor sidang. “Menghormati umat Islam yang akan melaksanakan shalat dan makan siang,” kata bekas Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu.
Sumber VIVAnews mengungkapkan, keputusan Golkar memilih C itu telah dipastikan tiga jam sebelum rapat paripurna dimulai. Waktu itu, seluruh anggota Fraksi Golkar ditelepon untuk berkumpul. Di pagi buta, mereka berkumpul di lantai 11 Gedung Dewan. Semuanya sepakat bersatu sikap, memilih Opsi C.
Sikap Golkar ini jelas menunjukkan kekuatan besar berada pada Opsi C. Di blok ini ada kekuatan dari Fraksi PDIP, PKS, Hanura, dan Gerindra. Sedangkan Opsi A disokong Demokrat dan PKB. Adapun PPP dan PAN masih ragu dalam menentukan sikap.
Isirahat makan siang dan salat sudah dua jam, rapat paripurna belum juga dilanjutkan. Rupanya, terjadi proses lobi melobi dalam menentukan pilihan Opsi. Marzukie mengajak rapat semua Ketua Fraksi dan petinggi partai ke sebuah ruang di lantai II di bawah rapat. Seluruh unsur fraksi, yaitu Demokrat, Golkar, PDIP, PKS, PAN, PPP, PKB, Hanura, dan Gerindra, hadir semuanya.
Marzuki menawarkan satu opsi lagi sebagai pilihan, yaitu Opsi gabungan A dan C menjadi Opsi AC. Maksudnya paripurna membenarkan kedua opsi itu. Jika disetujui, maka akan ada tiga opsi yang dipilih. Ini dipandang aneh oleh anggota Pansus Century, sebab mereka tidak mengusulkan Opsi semacam itu. Maka terjadi tolak tarik.
Saat lobi berlangsung, telepon selular Marzuki berdering berkali-kali. Walaupun tengah memimpin rapat, dia menjawabnya dengan serius. “Pasti yang menelepon itu orang penting,” kata Syariffudin Suding, Ketua Fraksi Hanura.
Di tengah proses lobi yang ketat itu, tiba-tiba empat politikus Golkar ke ruang rapat, mereka adalah Nurul Arifin, Agun Gunanjar, Rully Chaerul Azwar dan Yoris Raweyai. Mereka menjemput “paksa” Idrus Marham, Ketua Panses Century, dan Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR. Hanya Ketua Fraksi, Setya Novanto, yang tinggal.
Suara Nurul terdengar lantang saat meminta Idrus ikut dengan mereka. “Ada apa, mengapa saya ditarik keluar,” Idrus bertanya. “Pokoknya, Bang Idrus ikut kami,” Nurul menjawab. Akhirnya Idrus menuruti. Beberapa wartawan sempat bertanya, “Ada apa Bang?” Dia menjawab, “tidak ada apa-apa, mau rapat internal dulu.”
Rully mengatakan Idrus dipanggil untuk diminta menjelaskan kepada anggota fraksi tetang apa yang terjadi di dalam lobi itu. “Kenapa lama sekali lobi dan ada kesan bertele-tele. Daripada isu jadi berkembang tidak jelas dikalangan kami, maka kami diutus untuk menjemput Bang Idrus,” kata Rully.
Lobi berlangsung sampai lima jam. Berakhir menjelang pukul tujuh. Lobi ini menghasilkan dua alternatif yang ditawarkan kepada paripurna, yaitu pertama memilih Opsi A dan C saja, atau kedua memilih Opsi A, C dan AC. Artinya, ada dua tahap pemungutan suara, yaitu pemilihan alternatif opsi, dan kemudian memilih opsi.
Pemungutan suara menghasilkan mayoritas memilih alternatif pertama, yaitu voting hanya untuk Opsi A dan C. Komposisi suaranya, 293 suara (Golkar, PDIP, PKS, Hanura, dan Gerindra) untuk alternatif pertama, 245 (Demokrat, PAN, PPP, dan PKB) untuk alternatif kedua.
Hasil voting pada tahap pertama itu saja sudah menunjukkan blok C memenangkan proses ini. Dan memang benar, bahkan suara untuk Opsi C bertambah dari PPP sebanyak 32 suara. Hasil akhir paripuna, Opsi A didukung 212 anggota dewan, sedangkan Opsi C mendapat 325 suara.
*
Adalah Jusuf Kalla yang pertama kali mengungkapkan sengkarut bail out Bank Century ini. Bertempat di Istana Wakil Presiden, pada Senin 31 Agustus 2009. Waktu itu, Kalla masih menjabat sebagai Wakil Presiden. “Kasus Century bukan karena krisis tapi kriminal, perampokan. Kenapa kita tolerir?" katanya.
Lalu Kalla mengungkap berbagai persoalan di Century. Bahwa dia baru mendapat laporan empat hari setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur BI Boediono (sekarang Wapres) memutuskan menyelamatkan Century pada rapat 21-22 November 2008. Juga soal membengkaknya suntikan modal Lembaga Penjamin Simpanan dari Rp 630 miliar menjadi Rp 6,7 triliun.
Sejak itu bergulirlah persoalan Century hingga ke gedung DPR-RI. Di sana terbentuk tim untuk menggodok hak angket, yang kemudian disetujui untuk membentuk Pansus Angket Century dalam rapat paripurna DPR-RI pada 1 Desember 2009. Batas waktu kerja dua bulan.
Pansus pun kemudian memanggil berbagai pihak yang terkait dengan persoalan Century, termasuk Kalla, Boediono dan Sri Mulyani. Di satu pihak Kalla mengecam bail out Century, sebaliknya Boediono dan Sri Mulyani menyebutnya keputusan itu sebagai upaya menyelamatkan ekonomi Indonesia.
Perjalanan Pansus Century ini diwarnai dengan adu gertak. Demokrat antara lain misalnya, menggulirkan wacana perombakan kabinet yang ditanggapi dingin oleh Golkar. Munculnya tuduhan bahwa salah seorang politisi PKS yaitu Misbakhum terbelit persoalan L/C bodong, juga ditengarai merupakan salah satu bentuk tekanan terhadap partai tersebut.
Ujungnya, koalisi partai di pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono – Boediono terbelah di parlemen. Tiga partai koalisi yaitu Golkar, PKS, dan PPP, menyatakan perbedaan pandangannya dengan Partai Demokrat dalam kasus Century. Golkar satu barisan dengan PDIP, Hanura dan Gerindra. Tersisalah PAN dan PKB yang masih bertahan bersama Demokrat.
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mengatakan, dalam dinamika demokrasi yang matang ada kalanya harus menempuh jalan yang berbeda. “Ada kalanya bergandengan tangan, melangkah bersama mencapai tujuan besar.,” katanya. "Jika ada perbedaan, itu bukan ungkapan permusuhan, tapi sikap mandiri, bentuk komitmen masing-masing pihak untuk mencari kebenaran dan kebaikan.”
Rapat paripurna DPR telah memutuskan bail out Century bermasalah dan direkomendasikan masuk ke ranah hukum. “Proses hukum harus berjalan dengan baik, tanpa intervensi politik,” kata Aburizal. “Setelah lewat gelora politik, marilah kita menjadikan politik untuk membangun persamaan, bukan memperuncing perbedaan.”
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Bahlil Bidik PNBP Sektor ESDM Tembus Rp165 Triliun pada 2026, Begini Realisasinya
Bisnis
10 menit lalu
Menko Bahlil menargetkan PNBP sektor ESDM mencapai Rp165 triliun pada 2026. Hingga September, realisasi penerimaan sudah Rp127,71 T, didukung batu bara dan hilirisasi.
Nasib 12 Shio Hari Ini, Shio Ular Jadi Sorotan! Ada Peringatan Penting untuk Harimau
Lifestyle
13 menit lalu
Ramalan shio kali ini membawa gambaran berbeda untuk setiap pemilik shio. Ada yang diprediksi memiliki peluang lebih baik dalam karier dan keuangan. Bagaimana yang lain?
Chelsea Dipermalukan Tottenham 0-2, Mike Penders Blunder dan Cole Palmer Kartu Merah
Bola
27 menit lalu
Chelsea kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Sabtu (24/10/2026). Blunder Mike Penders dan kartu merah Cole Palmer jadi petaka The Blues.
Pesan Elegan Wardatina Mawa Buat Insanul Fahmi dan Inara Rusli: Tetap Happy, Aku Udah Move On!
Showbiz
29 menit lalu
Wardatina Mawa menunjukkan bahwa dirinya ingin menutup lembaran lama setelah resmi bercerai dari Insanul Fahmi. Di tengah kabar mantan suaminya dan Inara Rusli.
Hasil Semifinal French Open 2026: Ubed Melaju ke Final, Rachel/Febi Tersingkir
Sport
sekitar 1 jam lalu
Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed lolos ke final French Open 2026 usai mengalahkan Alex Lanier. Rachel/Febi tersingkir, berikut hasil semifinal dan jadwal final badminton.
Arsenal Tekuk Everton 2-0, Man City Terancam Kehilangan Puncak Klasemen
Bola
sekitar 1 jam lalu
Arsenal mengalahkan Everton 2-0 pada Sabtu (24/10/2026) lewat gol Ezri Konsa dan Gabriel Magalhaes. The Gunners kini mengoleksi 21 poin, menyamai Man City di puncak
Terpopuler
Terpopuler: Pemain dari Klub Belgia Masuk Radar Naturalisasi, AFC Puji Jay Idzes Jelang Piala Asia 2027
Bola
25 Okt 2026
Terpopuler VIVA Bola Sabtu (25/10/2026): Markus Pall Ellertsson masuk radar Timnas Indonesia, Reno Munz berpeluang dinaturalisasi, dan Jay Idzes dipuji AFC.
Penyebab Kevin Diks Menghilang saat Monchengladbach Raih Kemenangan Pertama di Bundesliga
Bola
25 Okt 2026
Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, tidak masuk skuad Borussia Monchengladbach saat menghadapi VfB Stuttgart dalam lanjutan Bundesliga 2026/2027. Absennya pemain berusia 30
Vivo Y100 5G vs Samsung Galaxy A25 5G, Hp Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Dipakai hingga 5 Tahun ke Depan?
Digilife
25 Okt 2026
vivo Y100 5G dan Samsung Galaxy A25 5G dibandingkan dari harga Indonesia, dukungan software, kamera, baterai, dan fitur. Simak hp mana yang lebih layak untuk pemakaian.
7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional
Nasional
25 Okt 2026
Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan
Nasib Tragis Emil Audero, Lakukan 6 Penyelamatan tapi Rayo Vallecano Tetap Dibantai Elche
Bola
25 Okt 2026
Emil Audero belum mampu menyelamatkan Rayo Vallecano dari kekalahan saat menjamu Elche dalam lanjutan LaLiga 2026/2027. Kiper Timnas Indonesia itu mencatat enam penyelama
Selengkapnya
Partner
Media Vietnam soroti Joshua Baker yang ikut TC Timnas Indonesia U-20. Adik Mitchell berdarah Indonesia dan pernah membela Hong Kong U-20, tetapi statusnya belum pasti
8BitDo resmi merilis controller 3 dan Pro 3 edisi khusus perayaan 30 tahun Tomb Raider dengan desain kustom dan kompatibilitas lintas platform. Simak detail...
Jadi Tuan Rumah MTQ ke-53 Tingkat Provinsi, Lampung Selatan Siapkan Sembilan Arena dan Sambut Ratusan Kafilah
Lampung
21 menit lalu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memastikan kesiapan penuh seluruh sarana penyelenggaraan dan layanan bagi para kafilah yang akan berlaga pada Musabaqah Tila
Pasien BPJS Ditolak RS Bunda Thamrin Medan, Rico Waas : Orang Lagi Sakit Jangan Dipersulit
Medan
29 menit lalu
Seorang warga bernama Nur mengadu kepada Wali Kota Medan, Rico Waas yang mengeluhkan suaminya sakit. Namun berobat menggunakan BPJS ke RS Bunda Thamrin Medan ditolak.
Selengkapnya
Isu Terkini