Rupiah Dipotong?

Daftar harga di kedai makanan yang menyederhanakan angka ribuan menjadi satuan
Daftar harga di kedai makanan yang menyederhanakan angka ribuan menjadi satuan
Sumber :
  • VIVAnews/ Anhari Lubis

Pada Juli, inflasi mencapai 1,57 persen atau tertinggi sepanjang 2010. Sementara itu, inflasi Januari-Juli juga sudah mencapai 4,02 persen. "Jadi, jangan cuma bikin masyarakat resah, ada yang lebih penting dibahas.”

Tak hanya Mirza, Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa, juga bertanya-tanya mengapa bank sentral memunculkan wacana itu di tengah masih banyaknya pekerjaan rumah yang harus dibereskan. "Yang lebih penting adalah membereskan turunnya suku bunga kredit atau memperbaiki intermediasi bank."

Apa sebetulnya motif Darmin melontarkan wacana tersebut? Seorang pejabat bank sentral mengungkapkan bahwa semua pegawai di bank Indonesia juga kaget dengan pernyataan Darmin.

“Kami semua di Bank Indonesia terkaget-kaget. Itu sebenarnya baru kajian internal. Bukan domain Bank Indonesia untuk memutuskan redenominasi rupiah.”

Bank Indonesia nantinya hanya sebatas mengusulkan dan pemerintah yang berhak memutuskan. Lantas apa maksud Darmin melontarkan wacana itu? Pejabat itu menjelaskan, “Tidak ada maksud apa-apa. Ini mungkin hanya ‘gaya’ berkomunikasi Pak Darmin saja yang memang terbuka.”

Sejauh ini, dia melanjutkan, wacana itu baru beredar di lingkungan bank sentral.  Bank Indonesia belum mengirimkan kajian atau usulan ini ke pemerintah.

Dan memang, petinggi ekonomi pemerintah belum mengetahui rencana besar bank sentral tersebut. Seperti ditegaskan Wakil Presiden Boediono, dalam situasi saat ini yang paling penting dijaga adalah ketenangan dan kestabilan ekonomi. "Jangan terpengaruh hasil studi BI. Yang perlu sekarang adalah memperlancar arus suplai barang-barang kebutuhan pokok agar harganya stabil," ujar Wapres.

Halaman Selanjutnya
img_title