- VIVAnews/Aji YK Putra
"Kami mendapat penilaian secara independent dari IAP, dan mendapat urutan ke-7 kota layak huni, ini juga sebagai komitmen kita untuk memberikan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat kita," ujar Harnojoyo.
Pengamat perkotaan Palembang, Husni Thamrin menuturkan, sudah sepatutnya Palembang mendapatkan predikat sebagai kota layak huni bagi warganya disebabkan karena perencanaan tata kota dari pemerintah sebelumnya.
“Dilihat dari master plan tata kota, Palembang tergolong sebagai kota yang memang sudah direncanakan untuk menjadi kota yang terbaik. Tak terkecuali untuk kenyamanan warga dari infrastruktur yang dibangun pemerintah. Sekarang tinggal dari pemerintahnya untuk tetap menjaganya,” katanya.
![]()
Kriminalitas
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang tersebut menyatakan, kenyamanan warga juga tak lepas juga dari faktor lingkungan masyarakat yang asri dan bersih. Pengelolaan sampah yang baik juga berpengaruh.
"Namun mengenai kriminalitas, tidak ada satu kota pun yang bersih dari kriminalitas. Meskipun sudah aman, tentunya pasti akan ada tindakan kiriminalitas. Sekarang tinggal pemerintah dan masyarakatnnya untuk menjaga lingkungannya agar tetap aman dan nyaman," ucap dia.
Mohammad Moeslim, (28), warga Palembang, berpendapat meskipun angka tindak kriminal tinggi, predikat sebagai kota layak huni pantas disandang kota tertua itu. “Saya rasa di manapun tempat, aksi kejahatan tetap ada. Tetapi di Palembang hanya di tempat-tempat tertentu, bukan di setiap sudut kota, yang membuat masyarakat menjadi cemas. Jadi, predikat sebagai kota layak huni sudah sangat tepat,” katanya.
Mengenai kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dan pasokan listrik, menurut Moeslim, sejauh ini sudah berjalan sangat baik. “Karena Palembang dikelilingi oleh Sungai Musi, jadi pasokan air bersih sangat cukup.”
Sementara itu, menurut seorang mahasiswa perguruan tinggi Palembang, Dina Muthmainah, (23), kota yang dia tinggali sekarang sudah sangat cocok mendapat predikat kota layak huni. Dia menjelaskan, beberapa event olah raga internasional diselenggarakan di Kota Palembang, seperti Sea Games 2011 dan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013.
“Wajar saja kalau Palembang layak huni. Dari segi pendidikan hingga kesehatan, untuk di Palembang, sudah sangat berjalan dengan baik karena didukung oleh pemerintah setempat dengan mengadakan program kesehatan gratis serta sekolah gratis,” katanya.