SOROT 324

Fenomena Solois Hingga Film Berkelas

Anang, Ashanty, dan Bayi
Sumber :
  • Twitter/aurelhermansyah
VIVAnews
img_title Imbauan Lengkap Prabowo ke Warga soal Erupsi Gunung Anak Krakatau
– Tahun Kuda Kayu dalam hitungan hari akan segera berlalu. Banyak kisah tertoreh di 2014, khususnya di dunia hiburan lokal dan internasional. Berikut adalah beberapa kejadian yang cukup menyita perhatian masyarakat di bidang musik, film, seputar ingar-bingar dunia selebritas dan layak untuk dijadikan catatan akhir tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Perut Pria Makin Buncit Setelah Usia 40? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh

Pergeseran model bisnis industri musik
img_title Viral Istri Sah Geruduk Kantor Pelakor, Bawa 20 Polisi hingga Bongkar Bukti Chat dan Pembelian Mobil
Dari dunia musik, terlihat ada pergeseran besar dalam hal gaya berbisnis lagu di Tanah Air. Jika dahulu musik dijual secara fisik melalui CD, kini di tahun 2014, terlihat sekali lebih banyak orang yang menyukai membeli lagu dari platform digital. Sesuatu yang lebih praktis, bisa dilakukan di mana saja, tak harus ke toko CD dulu, harganya relatif lebih murah, dengan kualitas suaranya jauh lebih baik.

Menyusul pergeseran model bisnis tersebut, maka inilah era yang tepat bagi para musisi indie untuk tampil. Sebab, kini mereka dapat membuat musik sesuai kata hati, tanpa lagi terikat aturan yang ditetapkan label musik. Para musisi ini juga bisa memproduksi karya sendiri, dan mengedarkannya sendiri lewat platform digital.

Pengamat musik Bens Leo mencatat, semua band yang indie di tahun 2014 sukses bertahan. Slank sebagai band besar, ujar dia, sudah melakukan penjualan indie sejak 1997.

Sementara Gigi sudah tiga tahun belakangan masuk indie, dan 2014 band Rif mulai mengikuti. “Bahkan beberapa waktu lalu, Sheila on 7 sudah menyatakan diri, bahwa Musim yang Baik adalah album terakhir mereka bersama Sony Music. Setelahnya, mereka akan menjual lagu secara independen," ujar Ben.

Selain band, ada pula musisi solo yang sukses di ranah indie. Ia adalah Tulus yang menjadikan 2014 sebagai momen keemasan miliknya. Hampir semua lagu di album Gajah milik Tulus disukai orang, dan sering wara-wiri di radio. Bens menilai, Tulus fenomena luar biasa.

Ia bisa membuktikan bahwa seorang solois bisa tampil populer secara indie, tanpa harus tergantung label besar. Tulus, kata dia, adalah inspirator bagi solois lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


“Sekaligus sebuah pembuktian, bahwa jika kita punya materi lagu bagus, dan aransemen menarik, kita bisa jual lagu dengan sukses lewat jalur indie," ucap Bens.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut