SOROT 342

Jatuh Bangun Partai Buruh

Partai Buruh Inggris
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble



Reformasi dan Nasionalisasi

Setelah berakhirnya Perang Dunia II di Eropa, Mei 1945, manifesto Partai Buruh "Mari Kita Hadapi Masa Depan" mendapat simpati pemilih, yang sedang berharap adanya perubahan.

Hasilnya luar biasa, karena untuk pertama kalinya menjadi mayoritas dengan memenangkan 393 kursi, memberi mereka kesempatan penuh untuk menjalankan semua program reformasi.

Pemimpin Partai Buruh Clement Attlee menjadikan komitmen nasionalisasi, sebagai kunci untuk memenangkan pemilu. Di mana negara mengambilalih kendali industri utama seperti batu bara, baja, listrik dan rel kereta.

Logika yang ditawarkan adalah nasionalisasi akan menguntungkan semua orang, karena semua keuntungan dari industri utama itu akan masuk pada negara, bukan hanya para pemilik saham.

Kubu Konservatif menentang nasionalisasi, menyamakannya dengan kebijakan industri Stalin di Rusia. Namun upaya mereka menghentikan nasionalisasi mendapatkan kegagalan di parlemen.

Nasionalisasi pertama dilakukan pada 1946 atas Bank of England, yang sejak 1694 telah dimiliki secara perorangan. Kedua adalah Cable and Wireless Ltd, yang mendominasi komunikasi jarak jauh di Inggris.

Menggunakan kekuatan mayoritas di parlemen, Partai Buruh melanjutkan nasionalisasi industri batu bara pada 1947, rel kereta api pada 1948, kemudian besi dan baja pada 1949.

"Partai Buruh adalah Partai Sosialis dan bangga dengan itu," demikian manifesto Partai Buruh ketika itu, yang dikutip laman Guardian, pada 14 Maret 2001.

Partai Buruh dan Negara Kesejahteraan

Bagi para penambang, nasionalisasi merupakan kemajuan yang luar biasa. Mereka kini mendapat libur yang dibayar, waktu istirahat, bahkan tetap dibayar gajinya walau sedang dalam keadaan sakit.

Namun euforia nasionalisasi tidak berjalan lama, seiring munculnya keraguan atas janji Partai Buruh untuk kesempatan kerja penuh, upah yang adil, diakhirinya penjatahan perang, serta rumah yang layak bagi semua orang.

Pemerintahan Attlee dianggap sebagai salah satu pemerintahan reformasi terbesar dalam abad ke-20. Tapi ironisnya, lebih banyak reformasi justru datang dari tokoh-tokoh di luar Partai Buruh.

UU Pendidikan 1944 dihasilkan oleh kubu Konservatif. Negara kesejahteraan pun, sebagian besar merupakan hasil kerja dua ekonom Liberal, John Maynard Keynes dan William Beveridge.

Ide Beveridge adalah agar setiap warga Inggris dilindungi. Mereka yang tidak memiliki pekerjaan dan rumah akan dibantu. Sementara yang sakit akan disembuhkan (dibiayai perawatannya).

Lahirnya NHS pada Juli 1948, tetap menjadi monumen terbesar Partai Buruh, yang dicapai melalui dua tahun resistensi luar biasa Asosiasi Medis Inggris, dibayangi ketakutan akan besarnya pengeluaran pemerintah.

Pada akhirnya ketakutan terwujud. Setelah perekonomian tidak memperlihatkan kemajuan, pada 1951, NHS tidak lagi memberikan semua layanan tanpa biaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Usung Konsep Sinematik-Parodi, Iklan ShopeeVIP+ Bikin Setiap Scene Menarik untuk Disimak
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut