Sumber :
- REUTERS
Suasana berbuka puasa warga negara Indonesia di Auckland.
Sikap non diskriminatif terhadap umat Muslim juga ditunjukkan warga Selandia Baru. Anggota Dewan Wali dari Himpunan Umat Muslim Indonesia di Auckland, Milky Sungkar, menyebut hanya ada salah paham mengenai Islam. Kendati begitu, semua itu bisa dijelaskan, bahkan di bulan Ramadhan ini, banyak perusahaan yang mengizinkan warganya pulang lebih awal agar bisa berbuka puasa.
"Pola pikir negatif pasti ada saja. Tetapi, warga Muslim di sini kan tak terlalu mencolok dan kami tidak terlalu banyak meminta apa pun, karena kami telah dihormati di sini," papar Milky.
Milky mengatakan durasi puasa di Auckland juga tak begitu panjang yakni 11 jam. Waktu imsak dimulai pukul 06.00 sementara berbuka pada pukul 17.15.
Sama seperti di Australia, Selandia Baru kini tengah memasuki musim dingin. Suhu di siang hari mencapai 12 derajat celsius dan 8 derajat celsius di malam hari.
"Justru teman-teman Muslim tak merasa berpuasa di musim dingin. Sebab, tak keluar keringat dan jam puasanya pun pendek," kata Milky.
Dalam perayaan Ramadhan di Selandia Baru, dia menyebut juga dilakukan pengumpulan zakat. Hasilnya kemudian diserahkan ke Yayasan Dompet Dhuafa untuk disalurkan ke Indonesia. (ren)
Puasa Seru Mancanegara
Kisah-kisah menarik umat Muslim Indonesia di berbagai belahan benua.
VIVA.co.id
4 Juli 2015