SOROT 351

Mualaf Berpuasa di New York

Presiden Barack Obama saat halal bihalal dengan masyarakat Muslim AS di Gedung Putih, Washington DC.
Sumber :
  • REUTERS/Yuri Gripas
Suasana bukber di Masjid Indonesia, Al Hikmah, di kawasan Astoria, NY
img_title Harga Emas Hari Ini 8 September 2026: Produk Antam Kinclong, Global Bervariasi
Suasana buka bersama di Masjid Indonesia, Al Hikmah, Astoria, New York.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Rapat Paripurna Setujui RUU Pengaturan Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif DPR
Dia menyebut Masjid Al-Hikmah memang dikenal sebagai masjid Indonesia, sebab pembangunannya menggunakan dana sumbangan masyarakat RI.
img_title Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

"Masjid itu sendiri terletak di area yang multi cultural yah, sehingga juga kerap didatangi Muslim dari negara lain seperti Bangladesh dan Pakistan," papar Benny.

Kendati tak ikut berpuasa, namun dari rekan-rekannya dia mendengar keluhan lamanya waktu berpuasa di New York yang menjadi tantangan utama.

"Mereka harus berpuasa selama 17 jam, tetapi aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Jadi, mereka baru menyantap sahur sekitar pukul 05.30 dan berbuka puasa pada pukul 20.30," kata Benny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mualaf Amerika

Berkah Ramadhan juga dirasakan mualaf Amerika. Salah satunya seorang pemrogram komputer, Shannon Johnson, yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di New York. Dikutip dari laman VOA News, Johnson mengaku belum lama menjadi seorang mualaf.

Dia berkisah, ketika awal berpuasa lebih dari 16 jam, sulit bagi dia untuk menyesuaikan diri. Johnson juga khawatir soal berpuasa sebelum Ramadhan tiba.

"Ya, saya punya kekhawatiran besar soal puasa, karena saya tidak tahan panas dan juga khawatir karena tak bisa minum," ujar Johnson.

Tetapi, setelah dijalani, nyatanya tak sulit. Di awal, Johnson mengaku kesulitan, tetapi setelah berhasil menyesuaikan diri, dia mengatakan sudah mulai terbiasa. Sayangnya, ketika berpuasa, dia mengaku tak bisa berolah raga.

Tantangan lain yang dihadapi Johnson yaitu menjelaskan kepada keluarga dan kolega yang baru mengetahui dia sedang berpuasa.

"Mereka jelas tidak mengerti hal-hal seperti itu, mereka bertanya-tanya mengapa saya melakukan itu Bahkan, mereka juga meragukan kemampuan saya berpuasa. Tetapi, keyakinan saya kuat, sehingga saya tak khawatir akan apa yang dikatakan atau dipikirkan oleh orang lain," papar dia.

Untuk bisa meyakinkan diri sendiri, keluarga dan komunitas Muslim sangat membantu agar seorang Mualaf dapat lancar menjalankan ibadah puasa. Istri Shannon, Irma Meitia, misalnya, mengaku memberi contoh dengan menjalankan berbagai ibadah secara konsisten.

Mereka kerap berdiskusi mengenai Islam dan Muslim. Pasangan suami istri itu juga menyempatkan diri untuk ikut acara berbuka puasa bersama komunitas Muslim Indonesia di kota mereka. (ren)

Puasa Seru Mancanegara

Kisah-kisah menarik umat Muslim Indonesia di berbagai belahan benua.

img_title
VIVA.co.id
4 Juli 2015
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut