SOROT 397

Mendunia Berkat Tempaan Asing

Chikita Fawzi
Sumber :
  • facebook.com/chikita.fawzi

VIVA.co.id – "Upin dan Ipin selamanya, betul, betul, betul. Pisang goreng ngap-ngap, bahagian satu". Begitu ucap kedua bocah lucu berkepala plontos dalam salah satu episode serial animasi Upin dan Ipin.

img_title 3 Jurusan di Sekolah yang Cocok untuk Anak Kreatif, Peluang Kerja Melejit di Era Digital

Cerita berawal dari seorang kakek yang berkendara motor memasuki pekarangan rumah Upin dan Ipin. Di jok belakang motornya teronggok dua keranjang yang penuh dengan tumpukan pisang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Si kakek pun bergegas menurunkan setandan pisang. Diletakkannya dengan susah payah di sebuah balai-balai. Upin dan Ipin sempat mengagetkannya.

img_title Cahaya Manthovani Bongkar Tantangan Jadi Perempuan Muda di Industri Kreatif

Lalu, kakek pun meminta keduanya membantu untuk mengangkat pisang-pisang yang masih berada di keranjang motornya. Upin dan Ipin menyanggupi, meski juga dengan bersusah payah mengangkatnya.

Sekelumit adegan serial animasi Upin dan Ipin asal negeri jiran, Malaysia, itu, memang terkesan sederhana. Bagi anak-anak, mungkin tidak ada yang istimewa. Mereka hanya terhibur dengan tingkah polah dua bocah lucu itu.

img_title Industri Kreatif Indonesia Bersinar, Karya Anak Bangsa Unjuk Gigi di Milan

Adegan bermain, berlari, hingga bercakap-cakap, kadang juga sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. "Betul, betul, betul." Ucapan khas Upin dan Ipin yang sering ditirukan anak-anak.   

Ya, terlepas dari menghiburnya serial animasi televisi itu bagi sebagian anak-anak di Tanah Air, di balik itu ada "tokoh-tokoh" yang sangat berjasa. Mereka adalah para animator.

Peran pelaku di industri kreatif itu yang membuat Upin dan Ipin masih digemari hingga saat ini. Melalui tangan dingin mereka, alur cerita serial animasi itu dapat dengan mudah dicerna anak-anak.

Dari sekian banyak industri kreatif, yang cukup kentara dan terlihat hasilnya memang industri desain kreatif atau konsep desain yang bisa terdiri atas ilustrator, animator, hingga komikus. Banyak juga desainer konsep asal Indonesia yang sudah unjuk gigi di kancah internasional.

Sebut saja Marsha Chikita atau Chikita Fawzi yang terlibat dalam pembuatan animasi Upin dan Ipin itu.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2010/03/07/86233_ipin_dan_upin_ikut_merayakan_nyepi__peni_widarti___bali__663_382.jpg

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serial animasi Upin dan Ipin asal Malaysia juga digemari anak-anak di Tanah Air. FOTO: Peni Widarti

Christiawan Lie juga merupakan pembuat konsep karakter mainan untuk GI Joe, Transformers, Marvel Ultimate Alliance 2, Amazing Spider-man, dan Iron Man 3. Ada juga Andre Surya, satu-satunya digital artist asal Indonesia di Industrial Light and Magic (ILM) Lucas Film, yang didirikan tahun 1971 oleh George Lucas, sutradara Star Wars. Lainnya seperti Rini Sugianto yang pernah terlibat The Hunger Games.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut