- VIVA.co.id/Twitter @_TNIAU
![]()
Tidak hanya jumlah follower yang semakin bertambah dari hari ke hari melainkan juga minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap TNI AU.
Akibat dari interaksi dengan masyarakat di media sosial ini, kata Wieko, bisa dilihat tidak hanya jumlah follower yang semakin bertambah dari hari ke hari melainkan juga minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap TNI AU, termasuk keinginan untuk masuk pendidikan TNI AU. Berdasarkan pantauan, sampai 8 Juli 2016, pengikut akun @_TNIAU sudah mencapai 94.500 orang.
Lalu bagaimana Wieko dan para staf-nya menghalau isu terkait dengan dunia penerbangan, termasuk banyaknya kecelakaan pesawat udara milik TNI yang kerap terjadi?
Mengomentari hal ini, Wieko mengaku jika isu tersebut sangat menjadi perhatian dan akan mendapatkan tanggapan serius. Tidak heran jika kemudian semua cuitan yang akan dikeluarkan menanggapi isu tersebut akan didiskusikan terlebih dahulu dengan pimpinan, dalam hal ini KSAU.
“Itu memang sesuatu yang harus kita waspadai, pemberitaan cukup serius untuk hal itu, enggak mungkin spontan. Ada SOP-nya. Yang pertama kami lakukan tentunya mencari informasi yang benar untuk kasus itu, lalu Dispen akan mengoordinasikannya dengan pimpinan, sebelum informasi itu keluar ke publik. Ada batasan untuk penyampaian ke luar, apalagi dalam bentuk foto,” ujar Wieko.
Sayangnya, meski media sosial dirasa cukup penting, pihak Dispen AU belum berpikir untuk mengembangkan divisi ini. Mereka juga tidak berniat untuk mengkomersilkan akun resmi ini untuk menjadi buzzer atau influencer sebuah produk.
“Kalau divisi khusus mungkin seharusnya ada karena kemajuan teknologi tidak bisa diabaikan namun untuk komersil seperti itu, enggak ada rencana. Kami ingin tetap fokus menginformasikan tentang TNI AU dan mengedukasi masyarakat. Kami tidak mencari keuntungan yang laiin,” kata dia.
(ren)