Kids Zaman Now Bersuara

Turis di pantai.
Turis di pantai.
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Kemudian pada 1994, dia mendirikan World Wide Web Consortium dan pada tahun yang sama, Netscape Communication lahir dan Microsoft menciptakan browser Web untuk Windows 95.

Lahirnya internet menandai munculnya generasi baru. Generasi Z atau kids zaman now, penerus generasi millennial yang lahir di awal tahun 1980-an. Badan Statistik Kanada mendeskripsikan bahwa generasi Z adalah anak yang lahir antara tahun 1995-2014. 

Sementara studi yang dilakukan The Center for Generational Kinetics (CGK) baru-baru ini menyebut bahwa generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1996 hingga 2015. Menurut CGK, generasi Z akan segera menjadi generasi pekerja, konsumen dan trendsetter yang paling cepat berkembang. 

Generasi Z juga lebih berpengaruh daripada kalangan millennial, salah satunya karena pola pikir yang lebih realistis pada usia sangat dini.

Millenial Branding, sebuah grup konsultan dan penelitian Gen Y (millennial) menambahkan dan menegaskan bahwa generasi Z lebih berwirausahawan, lebih cepat terjun ke dunia kerja, praktis, realistis daripada optimistis, lebih melek teknologi dan siap untuk sukses dibanding generasi sebelumnya. Dan Kylie adalah anak generasi Z dengan karakteristik tersebut.

Selanjutnya, Tuntutan zaman

Tuntutan zaman

Generasi Z dari dalam negeri, Omar Daniel Assegaf mengatakan bahwa karakter pada generasi Z tercipta untuk menyesuaikan tuntutan era saat ini yang serba cepat dan praktis. Di sisi lain, dia yang lahir pada 5 April 1995, menyukai kebebasan, lebih ekspresif dan kreatif. Peraturan hanya akan menghambat perkembangan. 

Anak generasi Z juga lebih rebel alias pemberontak, merasa lebih pintar dan egois karena punya pemikiran dan pengalaman di bidang tertentu, meski kenyataannya tak semua begitu. 

"Meski rebel, tapi kami jauh lebih aktif, ekspresif dan tidak biasa untuk dikekang. Kami lebih bisa mengekspresikan apa yang kami mau," kata aktor berusia 22 tahun tersebut kepada VIVA.co.id.  

Dan sebagai seorang figur publik yang lahir di era internet, pria kelahiran Surakarta ini aktif di media sosial. Generasi Z memang cenderung lebih intens menjalin komunikasi lewat media sosial.

Dan media sosial bagi anak generasi Z golongan pertama ini, sangat penting karena tak hanya menghubungkan dia dengan keluarga dan teman atau organisasi tapi juga tempat untuk mencari hiburan dan inspirasi di tengah keterbatasan waktu dan kesibukan.  

Apalagi sejak Omar menjadi selebriti dan tinggal di kota berbeda dengan orangtua, media sosial menjadi penghubung utama, pelepas rindu dan 'mata'-nya melihat keluarga. Karena itu, setiap saat waktu kosong, pemain Berkah Cinta itu tak akan membuang kesempatan mengakses internet.    

"Enggak munafik ya, internet sudah bagian dari hidup, enggak bisa dihitung (berapa lama mengakses internet)," ujarnya. 

Telepon - smartphone - mobile phone - hp - gadget - internet - generasi milenial - selfie
Seorang gadis melakukan swafoto (selfie) di sebuah murah taman di Jakarta. (REUTERS/Agoes Rudianto)