Pelabuhan Indonesia Bakal Jadi Tempat Menarik Seperti Mal

Presiden Direktur PT Indonesia Ferry Property (PT IFPRO) M Riza Perdana Kusuma
Presiden Direktur PT Indonesia Ferry Property (PT IFPRO) M Riza Perdana Kusuma
Sumber :
  • VIVA/Dhana Kencana

VIVA – Setiap Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dituntut memberikan kontribusi bagi pembangunan di Tanah Air. Itu sebabnya hampir semua BUMN kini memiliki anak perusahaan yang didirikan khusus untuk mendukung kepentingan perusahaan induk.

Begitu pula dengan PT ASDP Indonesia Ferry. Perusahaan yang tugas utamanya adalah melayani pelayaran dalam negeri ini juga dituntut untuk memberikan kontribusi.

Pilihan ASDP Indonesia Ferry jatuh pada keinginan memanfaatkan lahan tidur mereka untuk diolah, dan menghasilkan keuntungan. Tapi ASDP Indonesia Ferry tak melayani bisnis properti untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut. Maka dibentuklah anak perusahaan PT Indonesia Ferry Property atau IFPRO. 

IFPRO bertugas 'menghidupkan' lahan tidur milik ASDP, yang kini mengelola 35 pelabuhan di seluruh Indonesia. Sebagai operatornya, ASDP Indonesia Ferry lalu merekrut M. Riza Perdana Kusuma, mantan direktur Operasional dan Komersial PT Angkasa Pura Solusi, anak perusahaan PT Angkasa Pura II.

Riza, begitu alumni Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia ini dipanggil, diminta mengelola IFPRO. Penulis buku 'Cahaya di Tirai Sakura' yang berpengalaman mengelola 'tempat rusak' hingga menjadi baik dan menghasilkan ini menerima tantangan baru itu.

Tanpa rombongan, Riza melangkah. Ia bahkan merekrut sendiri karyawan yang akan membantunya di IFPRO.

Mantan Senior Manager Pre and Post Journey Services dan General Manager PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) di Nagoya, Jepang, Hong Kong, dan Taiwan ini akhirnya berhasil mendapatkan 18 orang yang bersedia bekerja dengannya, bahkan meski awalnya mereka tak paham, perusahaan apa yang dipromosikan Riza saat mewawancarai mereka.