Saya Tak Ada Ambisi Lagi untuk Politik dan Jabatan

Jusuf Kalla, Wakil Presiden
Jusuf Kalla, Wakil Presiden
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA –   Wakil Presiden RI Jusuf Kalla segera mengakhiri masa jabatannya. Bersama Jokowi, ini adalah kedua kalinya pengusaha sukses asal Makassar tersebut memegang posisi sebagai Wakil Presiden. Meski tak selincah saat menjabat sebagai Wakil Presiden di masa pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, namun kiprah JK, begitu beliau dipanggil, tetap menonjol. 

Pria yang lahir pada 15 Mei 1942 di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu mulai masuk dalam lingkaran pemerintah ketika diangkat sebagai Menteri Perindustrian di masa pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).  Di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, JK juga dipercaya sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Di tengah jalan ia mengundurkan diri, dan kemudian mendampingi SBY dalam Pilpres berikutnya. SBY menang, dan JK mendampinginya selama lima tahun. Ketika SBY kembali berlaga di Pilpres, ia memilih Boediono sebagai wakilnya. 

Nama Jusuf Kalla paling populer sebagai negosiator kerusuhan. Ia berhasil mendamaikan Nangroe Aceh Darussalam dengan RI dengan mempertemukan kedua belah pihak di Helsinki, Finlandia. Di kerusuhan Ambon, JK juga berhasil mendamaikan melalui perjanjian Malino 1 dan Malino 2. Kerusuhan di Poso, Sulawesi Selatan, juga berhasil didamaikan JK. 

Bantuan Langsung Tunai (BTL) kepada rakyat tak mampu, konversi dari minyak tanah ke gas, menyediakan Raskin (Beras untuk Rakyat Miskin), dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga menaikkan gaji guru, PNS, dan pejabat negara juga tak lepas dari peran JK. 

Kepada tim VIVAnews dan Media Indonesia yang mewawancarainya pada Sabtu, 19 Oktober 2019 di Istana Wapres, Jakarta Pusat, JK mengaku hanya ingin menikmati liburan yang lama. Sebab, selama jadi Wapres mendampingi Jokowi, ia mengaku tak pernah cuti. Ketika ditanyakan apakah dunia politik akan membuatnya kangen, dengan tegas ia menjawab tidak. Ia ingin menyerahkan tongkat estafet politik pada mereka yang lebih muda. Ia juga mengaku sudah tak punya ambisi politik dan jabatan. 

Apa saja yang JK sampaikan, apa keinginannya, dan bagaimana visinya, pembaca bisa menikmati melalui petikan wawancara ini:

Apa yang paling menarik dari perjalanan Anda bersama Jokowi?