Tidak Ada yang Saya Takuti dan Tak Mau Diintervensi

Ketua Komite Pemilihan PSSI, Syarif Bastaman
Ketua Komite Pemilihan PSSI, Syarif Bastaman
Sumber :
  • VIVAnews/Riki Ilham Rafles

VIVA – Syarif Bastaman ditunjuk sebagai Ketua Komite Pemilihan PSSI untuk periode kepengurusan 2019-2023. Bukan tugas mudah untuk mengawal proses ini, karena publik tidak pernah berhenti untuk menyoroti setiap langkah yang diambil.

Kongres Pemilihan PSSI sendiri, akan dilaksanakan pada 2 November 2019 di Jakarta. Sudah ada 11 nama yang masuk dalam bursa bakal calon Ketua Umum. Tetapi, kritik dari publik masih terus mengalir, karena menganggap ada beberapa orang tidak sesuai dengan kriteria yang tertera dalam persyaratan.

Syarif coba menjawab kritik publik melalui wawancara dengan VIVAnews pada Jumat lalu, 4 Oktober 2019. Baginya, kritik publik itu wajib didengar, guna memperbaiki PSSI yang dianggapnya jalan di tempat dalam beberapa tahun belakangan.

Lulusan Bussiness Management Dept. Barington University, Amerika Serikat ini, bukanlah orang baru di PSSI. Syarif pernah duduk sebagai Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada 2009. Selang dua tahun kemudian, dia dipercaya menjadi Ketua Komite Pemilihan (KP) untuk kepengurusan PSSI periode 2011-2015.

Seperti diketahui, kondisinya saat itu amat kisruh. Terjadi perebutan kekuasaan antara kelompok Nurdin Halid dengan Arifin Panigoro yang berlangsung panas. Beruntung baginya, saat ditunjuk untuk menjadi Ketua KP saat ini, kondisi PSSI jauh membaik. Tetapi, tentu saja dengan catatan. Berikut, kami sajikan petikan wawancara khususnya;

Sejauh ini bagaimana kerja KP?

Sejak dari awal pembentukan, saya kira, kami sudah bekerja dengan baik. Semua proses dilalui tanpa adanya hambatan yang berarti. Banyak juga yang mendaftar untuk Ketum, Waketum, dan Exco. Artinya, kerja kami juga berhasil.