Mengenal M-Desa, Aplikasi Android Karya Anak Desa Puri Kangin
VIVA – Salah satu desa di Provinsi Bali, Desa Dangin Puri Kangin sempat ramai dibicarakan, bukan hanya oleh masyarakat sekitar, tapi juga masyarakat internasional. Pasalnya, desa yang terletak di Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Provinsi Bali itu berhasil melakukan inovasi di bidang teknologi informasi (IT) berupa aplikasi android yang diberi nama M-Desa Dangri Kangin.
Desa Dangin Puri Kangin merupakan desa yang terletak di jantung Kota Denpasar sehingga bisa dikatakan “Berdesa di Kota”. Mayoritas masyarakatnya bergerak dibidang perdagangan dan jasa. Sehingga tidak sedikit masyarakat yang menjadikan waktu sebagai hal penting, terlebih jika berkaitan dengan pengurusan administrasi dan informasi desa lainnya.
Menyadari pentingnya waktu dan proses yang cepat dalam mengurus administrasi dan akses terkait informasi desa, Ngurah Putrawan Kepala Desa Puri Kangin pun melibatkan teknologi komunikasi dalam penyelesaian masalah ini di desanya.
“Ide awal membentuk aplikasi ini adalah untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan teknologi komunikasi menjadi keharusan dalam mengatasi keterbatasan waktu yang dimiliki masyarakat sini,” jelasnya saat dihubungi tim Viva melalui telepon selular.
Menurut Ngurah, dapat memberikan pelayanan terbaik yang optimal adalah tugas dan tanggung jawab dia sebagai Kepala Desa.
"Pertama kami berpikir ke depan dengan revolusi industri 4.0 perubahan mendasar yang membuat perubahan maksimal. Kami punya tagline pelayanan yang tulus menyejahterakan dengan situs online masyarakat tidak perlu antre. Luas kantor kami kurang dari 1 area itu yang mendasari kami membuat program aplikasi ini, mudah, online, cepat, gratis," lanjutnya.
Kemudian solusi melalui teknologi IT ini dituangkan di RPJMDesa digital pada tanggal 13 November 2013.
"Tahapannya untuk proses pembuatan M-Desa mulai merancang 2013 visi-misi kami selaku kades, digitalisasi, langkah big data harus benar. One data, one management, one budget itu satu kesatuan yang jadi role model dalam perancangannya. Masyarakat antusias karena bisa didownload di mana saja dan kapan saja," sambungnya.
![]()
Setelah dituangkan dalam RPJMDesa, kemudian dilanjutkan dengan paparan tenaga IT desa di hadapan pemerintahan desa & BPD terkait teknologi aplikasi android. “Gagasan ini dapat sambutan positif untuk direalisasikan dan mendapat anggaran dalam APBDes 2017,” katanya.