Denda Seruni, Rawa Penuh Sampah yang Disulap Jadi Wisata Penuh Pesona

Wisata Denda Seruni, Lombok Timur.
Wisata Denda Seruni, Lombok Timur.
Sumber :
  • Kemendesa

Tidak hanya itu, di Seruni pengunjung juga bisa menikmati pemandangan rawa yang asri. Denda Seruni ini juga menyewakan perahu, bebek-bebek kayuh, sepeda air, serta perahu boat yang digunakan untuk mengelilingi rawa-rawa. Biaya sewanya pun sangat murah, hanya Rp 3.000 saja untuk semua fasilitas.

Di sini juga ada rumah pohon unik yang wajib dinaiki karena pemandangan yang terlihat dari atas rumah pohon ini begitu indah. Tak hanya itu, spot-spot foto terbaik juga tersedia seperti spot hati hingga spot payung-payung yang terbuat dari jerami.

Imran mengatakan sejak adanya Denda Seruni ini, pendapatan desa jadi meningkat. Bulan pertama setelah dibuka saja Denda Seruni mendapatkan hasil yang menakjubkan yakni Rp 62 juta rupiah dengan jumlah kunjungan mencapai 1.000 orang.

Hingga saat ini, objek wisata seluas 1,5 hektare ini masih ramai pengunjung. Ia mengungkapkan pada hari biasa ada 400-600 kunjungan, sedangkan saat weekend bisa 600-1.000 kunjungan per hari.

Tajuddin pun memiliki rencana ke depan untuk Denda Seruni. "Untuk ke depannya, karena Denda Seruni ini nyambung dengan hutan mangrove yang ada di sini, tahun 2020 kita akan membangun jembatan mengelilingi hutan mangrove ini," ucapnya Tajuddin berjanji.

Berkat dana desa, Seruni Mumbul mampu menjadi salah satu desa wisata unggulan di Lombok Timur yang selain mampu menambah pendapatan desa tentunya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Bicara dana desa, Tajuddin  berharap kedepannya  dana desa bisa ditingkatkan supaya makin bisa menata desa. “Supaya masyarakat tidak lagi keluar mencari pekerjaan, supaya kita bisa menciptakan lapangan kerja, dapat menata desa selayaknya desa yang bersih dan sehat," pungkasnya.