Etape 1-2 Tour de Singkarak 2016

Tour de Singkarak 2016
Sumber :

Sementara itu, pemegang red white jersey atau pebalap Indonesia tercepat Dadi Suryadi harus finis di urutan 29 dengan catatan waktu yang sama. Dengan demikian pebalap dari Terengganu Cycling Team Malaysia itu tetap berhak memegang red white jersey.

img_title Dukung Pariwisata, Imigrasi Bali Perluas Layanan VoA Jadi 60 Negara

Sedangkan untuk pemegang klasemen umum atau yellow jersey tetap dipegang oleh Dylan Newberry yang di etape dua finis diurutan 30. Dyan juga masih berhak memegang green jersey atau predikat raja sprint. Sedangkan raja tanjakan (polkadot jersey) dipegang pebalap Pishgaman, Amir Kolahdouz dengan 19 poin. Setelah menyelesaikan etape dua, semua pebalap akan yang finis akan melanjutkan balapan ke etape tiga dari Pasaman menuju Pasaman Barat, Senin 8 Agustus 2016 (lebih lengkap lihat grafis).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tour de Singkarak 2016

img_title Bali Fashion Carnival 2022 Segera Digelar, Hadirkan 20 Desainer Lokal

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Burhasman Bur mengaku senang dengan pelaksanaan TDS 2016. Karena daerahnya kedatangan 25 tim yang beradu kecepatan sepanjang 1.100 Km berasal dari 30 negara, di antaranya 19 tim berasal dari luar negeri, sedangkan dari Indonesia sebanyak enam tim. 19 tim luar negeri berasal dari Malaysia, Singapura, Laos, Taiwan, Jepang, Swis, Korea, Australia, Iran, Uni Emirat Arab, Filipina, Hong Kong, dan Kenya. Sedangkan dari dalam negeri yakni tim nasional Indonesia, Prima Indonesia, BRCC Banyuwangi, SAKB Jawa Barat, dan tim dari Sumatera Barat.

”Ini saatnya Sumatera Barat menebarkan pesonanya di mata dunia, dan kami minta kepasa masyarakat untuk bisa menyambut event ini dengan suka cita, kita buktikan bahwa sumber daya manusia di Sumbar juga SDM yang sangat mengerti apa itu perlunya Pariwisata untuk kemakmuran masyarakat,” ujar Burhasman.

img_title Gerbang Internasional Dibuka saat COVID-19 Naik, DPR Panggil Menhub

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, apa sih pentingnya sport tourism seperti Tour de Singkarak (TdS) 2016 ini? Ada dua hal, direct impact (turis yang datang selama pelaksaan TdS 2016 dan indirect impact atau media value-nya.

“Lebih besar indirect impact-nya, karena disiarkan di banyak tempat, dilaporkan di banyak media, dan membuat Sumatera Barat semaki popuper dan dipromosikan bersama dengan TdS itu sendiri,” ujar Arief Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tour de Singkarak 2016

Kedua, kata Menpar Arief Yahya, soal repeater tourisme yang berasal dari international sport event.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut