Fam Trip Media & Dive Operator Thailand Populerkan NTT
- U-Report
"Di sinilah kita mendapatkan opportunity," ujar Rizki.
Kali ini, Kementerian Pariwisata mengemas promosi wisata diving dalam acara bertajuk Diving Fam Trip yang akan diikuti oleh Dive Operator dari Thailand. Thailand merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang juga menawarkan wisata diving yang cukup bersaing, selain itu Thailand memiliki potensi wisatawan minat khusus serta memiliki banyak ekspatriat dari berbagai negara. Dengan melaksanakan promosi yang tepat, diharapkan menjadi peluang besar calon wisatawan potensial untuk datang ke Indonesia.
“Selain Labuan Bajo, ada lokasi lain yang dipilih, antara lain Labuan Bajo, Banda, Ternate, dan Gorontalo. Mengapa? Kekayaan keindahan alam bawah laut, kecocokan connecting flight dan preferensi pasar Thailand,” ujarnya.
Labuan Bajo, Banda, Ternate, dan Gorontalo merupakan destinasi wisata yang aman, menarik, dan berpotensi khususnya untuk wisata minat khusus diving. Para peserta akan diberikan update terbaru mengenai diving di tiap lokasi.
Wisata bawah laut Indonesia mempunyai terumbu karang dengan 2.000 spesies ikan dan beragam biota laut. Tidak hanya ikan kecil semacam unicorn, tapi juga ikan besar seperti tuna, marlin, hiu kepala martil, pari, barakuda, dan lumba-lumba.
Selain menyelam, peserta akan diajak ke destinasi-destinasi wisata di sekitar diving spot, trekking, dan mempertemukan dive operator Thailand dengan dive operator lokal dalam program Business Matching.
Program Diving Fam Trip ini akan dimulai pada tanggal 04 September 2016 di Labuan Bajo dan berakhir pada tanggal 13 November 2016 di Gorontalo. Para peserta yang terdiri dari Media dan Dive Operator akan menjadi agen dalam mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya diving di negaranya.
“Kegiatan ini akan diikuti oleh 48 Media dan Dive Operator dari Thailand. Sehingga diharapkan akan ada 48 agen promosi yang dilakukan melalui publikasi media dan penjualan paket di negara tersebut,” katanya. (webtorial)