Ini Kunci Sukses Imam Arifin di Etape ke-7 TdS 2017

Pembalap Jerman juarai Etape I Tour de Singkarak 2017
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah (18-10-17)

VIVA – Etape tujuh Tour de Singkarak (TdS) 2017 dari Lembah Harau menuju Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat 24 November 2017, menyuguhkan finish dramatis. Dua pebalap Imam Arifin dari KFC Cycling Team dan Robert Muller dari Embrace The World Cycling Team beradu cepat di garis finish. Dan kemegahan dinding-dinding alam menjulang tinggi di Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, ikut menjadi saksi.

img_title Libur Sekolah Segera Tiba, Kemenpar Minta Pengelola Wisata Bersiap Hadapi Lonjakan Pengunjung

Suguhan dramatis tersebut terlihat saat Imam Arifin dari KFC Cycling Team dan Robert Muller beradu cepat untuk masuk finish. Robert Muller yang sudah percaya diri menjadi juara dipaksa menelan ludah. Meski sudah melakukan selebrasi dengan mengangkat tangan, Muller mampu disalip oleh Imam yang mengenjot sepedanya dengan cepat sekuat tenaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imam pun juara. Pebalap dengan nomor start 25 mampu menyelesaikan balapan sejauh 112 km dengan catatan waktu 02:56:34. Catatan waktu ini sama dengan Muller dan pebalap yang finish ketiga, Matej Drinovec dari Team ?Procyclingstats.com?.

img_title Kemenpar Soroti Potensi Besar Wellness Tourism di OWS Asia 2026

"Saya tidak menyangka bisa menang di sini. Padahal rute juga cukup berat buat saya karena ada tanjakan yang panjang. 50 Meter menjelang finish Muller mulai goyang, saya langsung genjot dan pindah gigi ke 2. Akhirnya saya bisa mengambil etape ini," kata Imam Arifin saat dikonfirmasi usai balapan.

Bagi Imam, kemenangan yang diraih di etape tujuh ini merupakan yang kedua selama turun di TdS 2017. Sebelumnya menjadi yang tercepat di etape enam yang finihs di Pasaman Barat, Kamis 23 November 2017. Sementara bagi KFC adalah kemenangan yang ketiga.

img_title 10 Provinsi Sepakat Perkuat Kolaborasi Pariwisata dalam Rapat FKD-MPU di Bali

Sebelum Imam meraih kemenangan beruntun, pebalap KFC Cycling Team lainnya yaitu Jamal Hibatulloh mampu menjadi yang terbaik di etape empat yang finish di Ngalau Indah, Payakumbuh. Bisa dikatakan KFC Cycling Team menjadi tim yang tersukses hingga etape tujuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Imam merasa senang dengan kemenangan yang diraih, kondisi berbeda dikatakan oleh Robert Muller. Pebalap yang sudah menjuarai dua etape TdS 2017 itu mengaku tidak menyangka jika di sampingnya ada Imam yang selanjutnya mampu mencuri kemenangan yang sudah di depan mata.

"Terus terang, saya tidak menyangka jika ada pebalap disamping saya," katanya usai perlombaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut