Tonton Weh Island Night Carnival di Sabang, 29 November 2017
- tongkonanku.blogspot.com
VIVA –
Sabang makin terlihat eksotis dan menarik. Tampilan kotanya dipenuhi cat warna-warni tak ubahnya seperti Kampung Warna Warni di Malang. Dan detak kotanya, makin terasa ‘panas’ lantaran ada Weh Island Night Carnival yang ikut mendampingi, Rabu, 29 November 2017.
Bagi yang penasaran, silakan langkahkan kaki ke Sabang, Aceh. Di sana Anda dijamin bisa menikmati pengalaman baru. Selain kotanya dicat warna-warni, pepohonan di tepi pantai juga dihiasi dengan lampu yang tak kalah eksotisnya. Semua penuh warna. Bila malam tiba, pendaran lampu warna warni di tepi pantai itu terlihat sangat indah. Sedangkan di pusat kota, di depan kantor walikota juga dihiasi lampu warna warni yang bergerak jatuh seperti air hujan.
Alun alun tempat acara puncak digelar juga tak kalah geliatnya. Sejumlah seniman sudah mulai terlihat sibuk menyeting panggung, tenda-tenda dan ornamen lainnya. Dekorasinya pun sangat artistik. “Itu baru tampilan fisiknya. Ini belum bicara event pendukung yang jumlahnya hampir mendekati 30 item,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Wawan Gunawan, Selasa kemarin.
Salah satu unggulannya adalah Weh Island Night (WIN) Carnival. Acara yang digelar 29 November malam tersebut menampilkan beragam kesenian dan budaya Sabang. Dari mulai Saman Breakdance hingga tarian Perang Sabilillah, bakal ditampilkan.
Konsepnya sangat simpel. Ide yang ingin diangkat adalah memadukan sejarah, ragam budaya dan modernitas ke-Aceh-an yang diangkat melalui pagelaran seni dan budaya. Namun, konsepnya dibuat dengan kreativitas tinggi, tidak asal-asalan, dan pakemnya pun harus mengacu pada standar global.
Karena tak ingin tampil seadanya, Kemenpar pun langsung merancang event yang tidak membosankan. Rangkaian kegiatannya panjang. Dari mulai Competition Model dan Fashion show, pawai mobil hias, opening act seperti marching band, barongsai, live music, semua ada.
Pesertanya pun pilihan. Yang akan tampil di antaranya devile kelompok marching band, devile Paskibraka, devile art fashion, devile perangkat adat dan raja-raja Aceh, devile kelompok kreatif dan berbagai pertunjukkan lainnya. “Nanti ada juga sejumlah kelompok partisan yang unik-unik,” tambah Esthy.