Terbang Tinggi Garuda Muda!
- tim tvonenews
SEBAGAI pewarta saya hidup dalam kepungan peristiwa peristiwa. Ada peristiwa-peristiwa biasa, yang segera akan hilang dari ingatan publik. Peristiwa yang sifatnya sehari, kabar yang hanya akan datang dan pergi begitu saja.
Peristiwa manuver elit politik setelah Mahkamah Konstitusi mengetuk putusan atas perselisihan Hasil Pemilu 2024 pekan lalu misalnya adalah peristiwa yang bersifat berita sehari. Ia akan segera hilang dari ingatan publik. Dibaca, setelah itu dilupakan.
Namun, ada peristiwa yang sifatnya bersejarah. Ia merupakan capaian bangsa yang belum tentu terulang dalam kurun seratus tahun ke depan. Peristiwa yang akan dikenang dalam ingatan kolektif seluruh warga bangsa, diulang ulang diceritakan sebagai epos heroik yang membanggakan.
Kisah perjuangan Timnas Indonesia U-23 di babak perempat final Piala Asia U-23 di Qatar, Jumat (26/04/2024) ketika menaklukan raksasa sepak bola Asia, Korea Selatan lewat drama adu pinalti yang dramatis adalah peristiwa bersejarah yang belum tentu bakal berulang seratus tahun sekali.
Ketika menyaksikan drama itu selesai, entah kenapa mata saya tiba tiba menghangat. Apalagi ketika lagu-lagu nasional, seperti Indonesia Raya atau Tanah Airku dinyanyikan bersama dengan gagah oleh pemain dan supporter yang terus menerus bersorak hingga akhir laga.
![]()
Saya benar-benar merasa jadi bagian sebuah bangsa yang tengah berikhtiar menciptakan sejarah baru di lapangan hijau.
Belum pernah terjadi timnas Indonesia meruntuhkan kedigjayaan sejumlah raksasa sepak bola dalam sebuah event sekaligus. Pada Piala Asia U-23, Garuda Muda mengkandaskan Korea Selatan, Australia, Yordania, negeri-negeri langganan olimpiade. Lebih dari itu, Indonesia mematahkan catatan sembilan kali secara beruntun (sejak 1988) Korea Selatan lolos ke olimpiade.
Laman olah raga berpengaruh dari Amerika Serikat, ESPN menilai kiprah Indonesia sebagai debutan dalam Piala Asia 2024 sangat spesial.
“Capaian Indonesia sebagai debutan sangat spesial. Mereka mengalahkan Korea Selatan, tim raksasa benua Asia yang telah sembilan kali beruntun lolos ke Olimpiade sejak 1988,” tulis ESPN.
Sejumlah media asing juga menyebut “kejutan” Indonesia mirip dengan Maroko yang tak diduga mampu melaju ke semifinal Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Seperti Indonesia, Maroko menyudahi negeri-negeri kampiun dalam sepak bola, seperti Belgia, Spanyol dan Portugal.