Seremoni Sudah, Saatnya Bekerja Prabowo-Gibran!

Pojok KC - Ilustrasi Seremoni Sudah, Saatnya Bekerja Prabowo-Gibran!
Sumber :
  • tim tvonenews

BERLARI pada lomba dengan pengorganisasian yang baik, bukan hanya rekreasi yang menyenangkan, tapi juga membangkitkan ide dan gagasan. Setidaknya itu saya alami ketika mengikuti ajang Jakarta Running Festival akhir pekan lalu.

img_title Prabowo Mau Pendidikan Gratis Sejak dari TK

Sepanjang gelaran saya mendapatkan pengalaman yang mendekati dengan ketika saya mengikuti lomba lomba marathon besar dunia sekelas world marathon majors. Pada kolom ini saya selalu sebutkan, sudah saatnya kita menjadikan ajang marathon sebagai sarana untuk mengenalkan Jakarta ke dunia dan gelaran Jakarta Running Festival saya kira itu sudah di arah yang benar menuju ke sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi saya pribadi waktu berlari biasanya juga menjadi waktu terbaik untuk kontemplasi. Entah kenapa saat berlari di jalan paling sibuk di Jakarta, Jendral Sudirman, tapi bisa kita nikmati dengan steril tanpa gangguan kendaraan satupun, membuat pikiran saya terbang ke benua berjarak ribuan kilometer jauhnya dari tanah air, yang kebetulan selang beberapa jam kemudian melaksanakan world marathon majors: Chicago Marathon 2024.

img_title Dirumorkan Duet dengan Gibran di Pilpres 2029, Jawaban Dedi Mulyadi Bikin Kaget

Tahun ini Chicago Marathon memberikan penghormatan khusus pada pelari Kenya, Kelvin Kiptum. Penampilan Kiptum di Chicago Marathon memang layak dikenang, ia seperti meteor yang melesat cepat di udara, mengagetkan. Ia mengekalkan namanya di dunia lari, tak akan terhapus selamanya dengan menyelesaikan lomba dalam waktu kurang dari dua jam satu menit, sekaligus memecahkan catatan waktu pelari legendaris asal Kenya, Eliud Kipchoge.

img_title Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran jadi Cawapres di Pemilu 2024 Digugat Lagi ke MK

Chicago Marathon, Kiptum & Mimpi Menuju ke Sana

Photo :
  • ist

“Dua jam 35 detik yang dihabiskan Kiptum di jalanan Chicago pada Oktober lalu adalah momen yang selalu dikenang sejarah,” tulis penyelenggara acara dalam video yang diunggah di media massa.

Yang membuat Kelvin Kiptum terus akan dikenang adalah setahun setelah ia melakukan pencapaian itu, pada usia 24 tahun ia tewas bersama pelatihnya dalam sebuah kecelakaan mobil di Kenya, hanya empat  bulan setelah gelaran Chicago Marathon. Mobil yang dikendarai kehilangan kendali, keluar jalur dan berhenti ketika menabrak pembatas jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia baru berusia 24 tahun,” kata Presiden Kenya William Ruto. “Kiptum adalah masa depan kita.”

Kiptum memang layak dikenang, namun kita tahu Kenya akan terus melahirkan Kiptum Kiptum baru. Dari Lembah Rift ada ratusan bibit bibit pelari yang setiap pagi dan petang berlari  naik turun perbukitan, menyusuri jalan tanah tanpa sepatu demi merebut mimpi: menjadi kaya dengan menaklukan ajang lari dunia. Menjadi bintang dalam lomba lari marathon ada mimpi jutaan anak anak Kenya saat ini. Hebatnya mereka diarahkan secara benar dalam sebuah kamp latihan terpadu  yang terletak di Lembah Rift.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut