Shin Tae-yong

Ilustrasi - Pojok KC
Sumber :
  • tim tvonenews.com

Akibatnya, STY sempat akan dipecat. Seorang anggota exco PSSI memberi ancaman, meminta ia segera kembali ke tanah air atau dipecat. Dalam situasi kisruh ini masih tercium aroma tidak kompak STY dengan salah satu asisten pelatihnya: Indra Sjafri.

img_title Bukan Cuma Dibully, John Herdman Ungkap Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan

Bersyukur era kegelapan itu terlewati dan kita kini bisa dengan bangga melihat capaian yang dilakukan STY pada skuad Timnas Indonesia. Kini peringkat FIFA kita naik tajam dari nomor 175 pada 2021 menjadi nomor 147 pada 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Sepak bola kita bisa bersaing di level Asia. Melihat hasil pada babak kualifikasi, saat ini kita merasa yakin menatap putaran final Piala Asia 2024 di Qatar: kita menang secara sangat meyakinkan dengan Taiwan dan Turkmenistan. 

img_title Timnas Indonesia Hancurkan Asa Malaysia, Media Negeri Jiran Soroti Drama Injury Time

Agaknya persoalan utama, mentalitas juara saat bertanding,  sudah relatif teratasi. Memakai jersey garuda di dada, semua pemain siap  berjibaku hidup mati di arena, meski pemain muda sekalipun.  

Pemain Timnas kita mencapai apa yang pernah dinasehatkan pelatih besar Jose Mourinho: "Bermain dengan kebanggaan membela tim nasional dan mewakili negara Anda. Jika Anda sudah memiliki itu, maka Anda akan lebih kuat dari kemampuan sebenarnya,” ujar pelatih berjuluk “the special one” pada Timnas sepak bola kita suatu kali. 

img_title Striker Malaysia Bergson Da Silva Sindir Injury Time Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Kita pun memiliki pemain yang berstandar Asia. Ada Pratama Arhan merumput di klub Tokyo Verdy (Jepang), Asnawi bermain di Jeonnam Dragon (Korea Selatan), Elkan Baggot terikat kontrak di Ipswich Town (Inggris), Ivan Jenner berlaga di Jong FC Utrecht (Belanda), Rafael Struick berkaos klub ADO Den Haag (Belanda), Marselino Ferdinan pemain KMSK Deinze (Belgia).

Saya berani bilang, ini adalah musim semi bagi sepak bola Indonesia. Paling tidak, menurut saya, belum pernah ada masa dalam sejarah republik, ada begitu banyak pemain Timnas kita berasal dari berbagai klub di Asia dan Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Timnas, Sin Tae-yong (STY)

Photo :
  • TvOne - Julio Tri Saputra

Yang paling dibenahi oleh STY adalah pengorganisasian. STY tumbuh dalam tradisi sepak bola Korea yang menduplikasi filosofi sepak bola Jerman. Ada hubungan kerja sama yang erat di kedua negara itu dalam pembangunan fondasi sepak bola di Korea. 
Hasilnya dengan pola ini, semua pemain memiliki beban dan peluang yang sama, termasuk dalam mencetak gol. Tak heran jika seorang penjaga gawang pun diminta STY mengeksekusi tendangan penalti.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut