Aliran Dana BI

Aslim Tadjuddin Tiba di Tahanan Mabes Polri

VIVAnews - Tersangka kasus aliran dana Bank Indonesia, Aslim Tadjuddin ditahan di Markas Besar Kepolisian RI. Aslim merupakan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang ditetapkan tersangka bersamaan dengan penetapan tersangka Aulia Pohan.

Penahanan Aslim dilakukan usai menjalani pemeriksaan, Kamis, 27 November 2008, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, sekitar pukul 16.40 WIB. Aslim Tadjudin ditahan di ruang tahanan Markas Besar Kepolisian RI.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Selasa, 11 November 2008, Aslim mengaku akan mengikuti setiap proses hukum yang akan dihadapi. Aslim merupakan satu dari empat mantan petinggi Bank Indonesia yang ditetapkan bersamaan sebagai tersangka. Ketiga lainnya yakni, Aulia Pohan, Bun Bunan Hutapea, dan Maman Soemantri.

Mereka diduga terlibat dalam persetujuan pencairan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia sebesar Rp 100 miliar bersama dengan Burhanuddin Abdullah, gubernur Bank Indonesia saat itu.

Burhanuddin sendiri juga sudah divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Burhan dinyatakan bersalah menyetujui pencairan dana yayasan dalam rapat 3 Juni 2003. Rapat itu dihadiri pula empat Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan cs.

Ini Tips Etika Berjejaring untuk Gaya Hidup Digital yang Lebih Baik
Deklarasi SOKSI Dukung Airlangga Hartarto Pimpin Partai Golkar Lagi

Dibacakan Misbakhun, SOKSI Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Pimpin Golkar Lagi

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), mendeklarasikan untuk kembali mendukung Airlangga Hartarto untuk memimpin kembali Partai Golkar lagi dalam 5 tahun.

img_title
VIVA.co.id
16 Juli 2024