Panglima Angkatan Bersenjata Iran: Amerika Negara Teroris!

VIVA Militer: Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri
Sumber :
  • Iran Press News Agency

VIVA – Peluncuran Satelit Noor mendongkrak optimisme Iran untuk meningkatkan kekuatan militernya. Satelit militer pertama Negeri Mullah itu sudah berada di orbit 465 kilometer di atas pemukaan bumi, setelah diluncurkan pada 22 April 2020 lalu.

img_title Kabur ke AS, Flavio Bolsonaro Klaim Jadi Presiden Brasil yang Sah

Menurut laporan Defens World, Satelit Noor diluncurkan Iran dengan tujuan untuk memperkuat intelijennya. Satelit Noor memungkinkan Iran untuk mengumpulkan data dari seluruh intelijen yang bertugas di Timur Tengah dengan cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan Iran menciptakan satelit militer, diyakini Mayor Jenderal Mohammad Bagheri sebagai kemenangan besar Iran atas lawan-lawannya. Dalam pandangannya, Bagheri melihat keberadaan Satelit Noor adalah kekalahan bagi dinas intelejen musuh.

img_title Kabur usai Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Dapat Visa AS

Tak segan, Bagheri juga yakin bahwa keberadaan Satelit Noor adalah aib bagi Amerika Serikat (AS) yang dengan lantang disebutnya sebagai neraga rezim teroris.

"Keberhasilan bersejarah yang sangat hebat ini menyebabkan kekalahan telak intelejen, dan aib bagi musush-musuh revolusi, terutama rezim teroris AS," kata Bagheri dikutip FARS News Agency.

img_title Trump Imbau Warganya Tak ke Prancis: Kecuali Anda Suka Revolusi

"Ini membuktikan bahwa dalam persamaan terbalik, Iran lah yang memaksa AS untuk menarik diri dalam sanksi luas dan perang ekonomi yang tidak adil. Lompatan Iran di bidang teknologi luar angkasa sudah membuat mereka murka," ucapnya.

Seperti yang dijelaskan dalam berita sebelumnya, Komandan Angkatan Darat Iran (NEJAZA), Brigadir Jenderal Kioumars Heydari, menyebut bahwa saat ini Iran tengah membangun senjumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista). Mulai dari helikopter, quadcopter, drone, sampai robot militer.

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut