Terbongkar Propaganda Amerika Seret Jerman Perang Nuklir Vs Rusia
- IG Donald Trump.
VIVA – Amerika mulai melancarkan propaganda adu domba untuk melindungi diri mereka jika wabah Virus Corona atau COVID-19 berakhir dengan konfrontasi bersenjata.
Negara yang disasar Amerika sebagai korban adu domba bukan negara sembarangan yaitu Jerman.
Propaganda Amerika menyeret Jerman dalam perang di akhir corona terbongkar dalam siaran resmi yang diterbitkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jerman.
Dalam siaran resmi itu terungkap Amerika berusaha merayu Jerman untuk menjadi sekutunya bersama NATO. Modusnya membuat aliansi kekuatan nuklir untuk melindungi Jerman dari serangan senjata mematikan itu. Dan Amerika tak sungkan menyebut ancaman serangan nuklir berasal dari Rusia, China dan Korea Utara.
Berikut propaganda Amerika seret Jerman ke zona perang nuklir yang dialih bahasakan VIVA Militer, Senin 18 Mei 2020:
![]()
"Sebelum jatuhnya Tirai Besi, Jerman duduk di garis depan kemungkinan konflik nuklir. Jadi Jerman dan Sekutu NATO-nya bersatu untuk memperkuat pencegahan nuklir Aliansi melalui berbagi nuklir sekutu proyek bersama utama yang melindungi keamanan Jerman dan memperkuat NATO sebagai lembaga keamanan multilateral paling sukses di dunia.
Hari ini, Jerman duduk di pusat Eropa yang bersatu, tetapi ancaman terhadap perdamaian Eropa bukanlah "anakronisme" seperti yang mungkin kita yakini. Invasi Rusia ke Ukraina, penumpukan rudal baru berkemampuan nuklir Rusia di pinggiran Eropa, dan kemampuan baru dari Cina, Korea Utara, dan lainnya membuat jelas bahwa ancamannya terlalu besar.
Sekutu berharap Jerman tetap menjadi "kekuatan untuk perdamaian," seperti Menteri Luar Negeri Maas baru-baru ini katakan. Daripada mengikis solidaritas yang mendasari pencegah nuklir NATO, sekaranglah saatnya bagi Jerman untuk mempertahankan komitmennya kepada sekutu-sekutunya melalui investasi berkelanjutan dalam pangsa nuklir NATO.
Sekarang adalah waktunya bagi para pemimpin politik Jerman, khususnya di SPD, untuk memperjelas Jerman mendukung komitmen itu dan mendukung sekutunya.
Mereka yang mencari suara yang lebih kuat untuk Eropa tentang kebijakan keamanan harus mendukung payung keamanan multilateral melalui NATOÂ dan investasi aktif Eropa untuk menopang langkah-langkah pencegahan vitalnya.
![]()
Seperti yang dikatakan para pemimpin di Warsawa pada tahun 2016, "Tujuan mendasar dari kemampuan nuklir NATO adalah untuk menjaga perdamaian, mencegah paksaan, dan mencegah agresi."