Rusia Keok Dihajar Turki, GNA Kuasai Tripoli

VIVA Militer: Pasukan GNA perang di Libya.
Sumber :

VIVA – Setelah 14 bulan akhirnya pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya  atau GNA berhasil merebut kembali Kota Tripoli. Tak cuma menguasai ibukota, GNA juga berhasil merebut Bandara Internasional Tripoli.

img_title Rentan, Eropa Hadapi Musim Dingin dengan Cadangan Gas Terendah dalam 15 Tahun

GNA berhasil mengambil alih Tripoli setelah terjadi perang besar dengan pasukan Tentara Nasional Libya alias LNA. Pasukan pimpinan Jenderal Khalifa Haftar dipaksa angkat kaki dari wilayah utama itu setelah mengalami kekalahan dalam pertempuran yang berlangsung sengit dalam dua hari terakhir ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dilansir RFI, Jumat 5 Juni 2020, terlihat pasukan gabungan dari berbagai milisi di bawah bendera GNA merayakan kemenangan itu. Mereka menari-nari dan berfoto-foto di berbagai fasilitas utama yang telah mereka kuasai.

img_title Fakta Mengejutkan Kasus TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Korban Ada Eks Anggota TNI-Polri

Sementara itu, pasukan Singa Libya LNA telah dipaksa mundur ke selatan dan timur Tripoli, seperti ke Kota Tarhuna.

VIVA Militer: Perdana Menteri GNA, Fayez al-Sarra dan Presidem Turki

img_title Modus TPPO Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp 620 Juta-Gaji Rp 50 Juta per Bulan

GNA melakukan serangan besar-besar ke Tripoli setelah mendapatkan dukungan pasukan dan senjata dari Turki. Dalam perang merebut Tripoli, kelompok yang didukung PBB itu mengekslopitasi semua kekuatan perang mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan LNA disambut ceria oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri GNA, Fayez al-Sarra, Erdogan mengaku senang dengan apa yang terjadi di Tripoli. Bahkan, Erdogan tak sungkan-sungkan menyindir Rusia yang terang-terangan berada di belakangan LNA.

Untuk diketahui, LNA memang mendapat dukungan penuh dari Rusia. Malahan Rusia telah mengirimkan belasan pesawat tempur untuk memerangi LNA.

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra

Yusril Buka Suara soal Maraknya WNI Jadi Tentara Rusia, Ingatkan Hal Ini

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra buka suara terkait penyebab WNI yang bergabung dengan militer Rusia

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut