Perang Bisa Meletus Jika Amerika Banyak Tingkah di Laut China Selatan

VIVA Militer: Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serika di Laut China Selatan
VIVA Militer: Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serika di Laut China Selatan
Sumber :
  • The National Interest

VIVA – Ancaman perang meletus antara China dengan Amerika Serikat (AS) dirasakan sejumlah negara di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Oleh sebab itu, China dan Amerika hingga saat ini masih menahan diri. Sebab jika sampai timbul insiden kecil yang melibatkan militer kedua negara, bukan tak mungkin perang bakal pecah.

Laut China Selatan bisa jadi medan pertempuran mahadahsyat antara China dan Amerika, jika kedua belah pihak yang terlibat perseteruan tak sama-sama menahan diri. 

Yang terbaru, media China yang didukung Partai Komunis China (CPC), Global Times, kembali mewakili sikap pemerintah terkait langkah yang akan diambil di Laut China Selatan. Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer, China akan langsung melakukan serangan balasan langsung jika terlibat insiden dengan militer Amerika.

"Jika Washington meluncurkan provokasi militer untuk menantang garis bawah keamanan dan kedaulatan nasional China, China akan segera melakukan pembalasan yang efektif dan efektif," bunyi pernyataan Global Times.

VIVA Militer: Armada laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAA)

"Kemungkinan akan meningkat jika saja ada bentrokan kecil dan menengah, yang dapat melibatkan tabrakan kapal dan insiden penembakan," lanjut pernyataan Global Times.

Sampai saat ini, baik China dan Amerika sama-sama masih terlibat dalam perang urat syaraf baik dalam politik internasional dan aksi unjuk kekuatan militer. Dalam berita VIVA Militer sebelumnya, latihan tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang digelar awal Juli lalu mendapat kecaman dari Kementerian Luar Negeri Amerika.